kisah mantan lurah korona
APRESIASI : Undang Hidayat saat mengantarkan anaknya ke RSUD Kota Depok, Senin (05/10). FOTO : ISTIMEWA
kisah mantan lurah korona
APRESIASI : Undang Hidayat saat mengantarkan anaknya ke RSUD Kota Depok, Senin (05/10). FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Virus Korona (Covid-19) tersebar ke seluruh dunia, setiap orang memiliki cerita tersendiri dengan virus yang mulai mewabah pada bulan Maret 2019 tersebut. Salah satunya adalah mantan Lurah Bojongsari, Undang Hidayat

Undang Hidayat mengatakan, Covid-19 merupakan virus yang tidak terlihat dan tidak terduga dapat menular ke siapa dan kapan saja. Hal itu juga terjadi kepada anaknya yang di diagnosa Orang Tanpa Gangguan (OTG). Hal itu diketahuinya, setelah anaknya yakni Deden Ahmad Fauzan mengikuti tes swab di Kelurahan Bojongsari.

“Pada test tersebut anak saya dinyatakan positif OTG, sehingga melakukan isolasi mandiri pada 6 September,” ujar Undang Hidayat kepada Radar Depok.

Undang Hidayat menjelaskan, awalnya pada 24 September anaknya mendapatkan penanganan kesehatan dari Puskesmas Pengasinan setelah itu diberikan rujukan ke RSUD Kota Depok.

Pada 5 Oktober, lanjut Undang Hidayat, RSUD Kota Depok melakukan tes swab dan anaknya dinyatakan negatif. Undang Hidayat mengapresiasi kepada kepada tenaga kesehatan, baik Puskesmas Pengasinan, RSUD Kota Depok, dan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, yang tidak pernah lelah memberikan pelayanan dan penanganan terhadap pasien maupun menekan penyebaran Covid-19.

Undang Hidayat menuturkan, penyebaran Covid-19 dapat menjadi perhatian masyarakat untuk melakukan pencegahan penyebaran Covid-19. Masyarakat dapat mengikuti anjuran pemerintah dengan menerapkan protokol kesehatan dan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Menurutnya, Covid-19 dapat menyerang siapapun, bahkan orang yang terkena virus tersebut dapat menunjukan seakan tidak tertular (OTG).

“Terima kasih kepada seluruh tenaga kesehatan dan Pemerintah Kota Depok, masyarakat diharapkan dapat menjalankan protokol kesehatan,” tutup Undang Hidayat. (dic)

 

Jurnalis : Dicky Agung Prihanto

Editor : Pebri Mulya