komunitas honda PCX 2
PEDULI: Anggota komunitas HPCI Chapter Depok mengajak anak yatim dan piatu membeli buku bacaan, mulai dari buku pelajaran hingga buku agama, di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Depok. FOTO : ARNET/RADAR DEPOK
komunitas honda PCX 2
PEDULI: Anggota komunitas HPCI Chapter Depok mengajak anak yatim dan piatu membeli buku bacaan, mulai dari buku pelajaran hingga buku agama, di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Depok. FOTO : ARNET/RADAR DEPOK

 

Giat komunitas Honda PCX Indonesia (HPCI) Chapter Depok tak selalu soal kopdar, namun mereka juga aktif dalam aksis sosial. Belum lama ini komunitas tersebut mengajak anak yatim piatu belanja buku pelajaran dan keagamaan, hingga ditraktir makan.

Laporan: Arnet Kelmanutu

RADARDEPOK.COM – Kali ini Radar Depok berkesempatan berbincang dengan Ketua HPCI Chapter Depok, Wahyu Payogo.

Saat ditemui, Pay—biasa ia disapa—tampil gagah berciri khas bikers tampak jelas dibalut rompi pakai lambang kebanggaan HPCI, dan motor PCX dengan tempelan stiker nomor urut anggota.

Pada bulan Ramadan lalu, komunitas ini menggelar rutinitas aksi sosial. Yaitu mengajak anak yatim piatu jalan-jalan ke sebuah mal di Kota Depok.

Tak sekedar main, anak yatim piatu diajak ke toko buku, dan ddipersilakan memilih buku yang disukai, terutama tentang pendidikan dan keagamaan.

“Alhamdulillah kami pada Ramadan lalu bisa berbagi dengan anak yatim, ngajak mereka jalan belanja buku pelajaran. Tentu kami senang bisa membahagiakan mereka,” ungkap Pay kepada Radar Depok.

Sekitar 80 anggota HPCI Depok, diwajibkan membonceng satu orang anak yatim piatu menuju ke pusat perbelanjaan. Setiap anggota secara otomatis menjadi penanggung jawab anak yatim tersebut, baik dalam perjalanan, saat di mal, sampai balik lagi ke rumah yatim.

Mereka juga bekerja sama untuk melancarkan kegiatan sosial ini. Pay berkeyakinan jika membuat kegiatan sosial, tentu selalu ada jalan terbaik yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa. Hal itu, terbukti, dari mal hingga toko buku, bahkan tempat makan memberikan potongan harga untuk anak yatim piatu tersebut.