target koni kota depok
SEMANGAT: Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Depok, Amri Yusra (tengah), didampingi Waketum 1 KONI Depok Bidang Pembinaan Prestasi, Herry Suprianto, dan pengurus KONI berfoto bersama. FOTO : AGUNG/RADAR DEPOK
target koni kota depok
SEMANGAT : Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Depok, Amri Yusra (tengah), didampingi Waketum 1 KONI Depok Bidang Pembinaan Prestasi, Herry Suprianto, dan pengurus KONI berfoto bersama. FOTO : AGUNG/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Sejak pencanangan oleh Walikota Depok menyatakan bahwa kegiatan olahraga di GOR dibolehkan, maka KONI Kota Depok menyampaikan kepada 43 Pengurus Cabang (Pengcab) yang ada di bawah KONI, untuk memulai latihan lagi.

Ketua KONI Depok, Amri Yusra menyebutkan, sebelumnya di masa awal pandemi Covid-19 sejak Maret, April, Mei tidak ada kegiatan, GOR juga ditutup.

“Para atlet latihan fisik secara mandiri di rumah, dan itu dilaksanakan oleh masing-masing atlet dan Cabor di bawah koordinasi pelatih mereka,” ungkap Amri kepada Radar Depok.

Pihaknya juga memantau para atlet andalan, yang mempunyai potensi untuk mendapatkan medali. Dan sudah menginventarisir, yang sudah jelas menerima medali pada Pekan Olahraga Daerah (Porda) 2018. Kemudian empat tahun lagi, yaitu 2022 akan ada Porda kembali di tingkat provinsi (Porprov).

“Para atlet peraih medali itu, sebelumnya sudah kami berikan uang insentif,” tutur Amri.

Ketika pelaksanaan Porda berjalan dan mereka dapat medali, KONI memberikan insentif lagi selama satu tahun di 2019 berupa dana pembinaan. Sementara di 2020 ini atlet yang diproyeksi akan meraih medali di masing-masing cabor.

“Jadi tiga tahun ke depan kita siapkan untuk meraih medali pada Porda ini uang insentif lagi. Dikisaran Rp1,5 juta, Rp1 juta, dan Rp750 ribu disesuaikan dengan potensi atlet,” ucap Amri.