KPU depok cari orang netral
MEDIA CENTER : Ketua KPU Kota Depok, Nana Shobarna saat diwawancara awak Radar Depok di Media Center KPU yang terletak di Kantor KPU Kota Depok, Jalan Kartini Raya, Nomor 19, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoranmas, Rabu (07/10). FOTO : ANGGA/RADAR DEPOK
KPU depok cari orang netral
MEDIA CENTER : Ketua KPU Kota Depok, Nana Shobarna saat diwawancara awak Radar Depok di Media Center KPU yang terletak di Kantor KPU Kota Depok, Jalan Kartini Raya, Nomor 19, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoranmas, Rabu (07/10). FOTO : ANGGA/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – KPU Kota Depok terus melakukan tahapan demi tahapan untuk Pilkada Depok 2020. Kekinian, lembaga penyelenggara Pemilu yang diketuai Nana Shobarna ini mulai merekrut Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS),  yang kebutuhannya pada Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Depok  2020 ini ada 36.135 petugas dari 4.015 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Saat ini kami sudah mulai menerima pendaftaran kepanjangan kami nanti di TPS, yaitu KPPS. Kami membutuhkan tujuh petugas KPPS dan dua orang Linmas, jika dijumlahkan dari 4.015 TPS dikalikan 9 orang, maka kami membutuhkan 36.135 orang petugas yang akan bertugas di Pilkada Depok 2020,” kata Nana saat dijumpai Radar Depok di Media Center KPU yang terletak di Kantor KPU Kota Depok, Jalan Kartini Raya, Nomor 19, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoranmas, Rabu (07/10).

Pihaknya berharap agar warga Depok, khususnya yang tidak terafiliasi dengan pasangan calon (Paslon) dan partai, netral dan ingin mengabdi kepada negara untuk bisa bergabung bersama KPU menyelenggarakan dan menyukseskan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Depok 2020.

“Kami memanggil untuk bisa menjadi Petugas KPPS. Sebab, selain mempersyaratkan hal-hal yang sifatnya administrasi, kami juga mempersyaratkan, petugas KPPS adalah orang-orang yang netral, berintegritas serta memiliki kemampuan untuk menjadi penyelenggara terdepan dalam perhelatan Pilkada Depok 2020,” tegas Nana.

Sebab, Nana melanjutkan, KPPS sendiri paling krusial dan mempunyai peran dalam menyukseskan Pilkada Depok 2020. Sehingga, KPU Kota Depok akan selektif, disamping memenuhi kriteria dan persyaratan administrasi.

“Yang terpenting memiliki rasa ingin mengabdi kepada negara, silahkan menghubungi Panitia Pemungutan Suara (PPS) di tiap kelurahan,” ucap Nana.

Nana mengungkapkan, untuk honorarium KPPS di Pilkada Depok 2020 ada peningkatan dari Pemilu 2019, dimana Ketua KPPS Rp550 ribu, kini menjadi Rp650 ribu. Kemudian, anggotanya Rp550 ribu dan petugas keamanannya Rp500 ribu.