ilustrasi kartun APD

ilustrasi kartun APD

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pelaksanaan dan tahapan Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) Kota Depok 2020 berbeda dengan Pemilu sebelumnya. Karena digelar di tengah pandemi virus Korona (Covid-19). Seluruh mekanisme petunjuk pelaksanaan dan teknis juga harus mengedepankan azas kesehatan serta keselamatan, sesuai dengan pasal 2 ayat 2 Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) 6 Tahun 2020.

Komisioner Divisi Perencanaan, Data dan Informasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok, Jayadin menuturkan, terkait Alat Pelindung Diri (APD) untuk anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) pihaknya menyiapkan sesuai anggota di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada.

“Dari 4.015 TPS yang ada di Kota Depok, di tiap TPS dipersiapkan untuk tujuh anggota KPPS dan dua petugas ketertiban,” ungkap Jayadin kepada Radar Depok, Kamis (29/10).

Dihitung secara rinci, jika di dalam satu TPS terdapat sembilan orang petugas penyelenggara, maka KPU Depok membutuhkan sekitar 36.135 APD untuk petugas yang ada di 4.015 TPS.

Sementara, terkait protokol kesehatan yang harus diterapkan, Jayadin menuturkan, ketentuan tersebut sesuai dengan arahan dari pemerintah melalui gugus tugas dan Kementerian Kesehatan.

“Dengan memakai masker, jaga jarak dan mencuci tangan. Selain itu kami akan melakukan pengecekan suhu, memberikan sarung tangan, hand sanitazer, serta penyemprotan disinfektan di lokasi,” tutur Jayadin.

Hingga saat ini, kotak suara juga masih dalam proses pengadaan yang sesuai ketentuan dari KPU RI. “Tentu kami berharap awal atau pertengahan November sudah sampai di Kota Depok,” terangnya.