komunitas aslan 4
TRIP: Komunitas Aliansi Sahabat Petualang (ASLAN) berfoto bersama saat melakukan trip ke Kepulauan Seribu. FOTO : ASLAN FOR RADAR DEPOK
komunitas aslan 4
TRIP : Komunitas Aliansi Sahabat Petualang (ASLAN) berfoto bersama saat melakukan trip ke Kepulauan Seribu. FOTO : ASLAN FOR RADAR DEPOK

 

Dengan jumlah anggota lebih dari 70 orang. Pembinaan terhadap anggota tak lupa rutin dilakukan, demi menjaga kelestarian alam di setiap perjalanan. Terselip juga cerita menarik dalam tripnya.

Laporan : Daffa Andarifka Syaifullah

RADARDEPOK.COM – Kesadaran menjaga kelestarian alam sudah sepatutnya menjadi tugas bersama selaku makhluk berakal. Khususnya, pencinta alam yang rutin melakukan perjalanan. Baik objek wisata dataran tinggi, maupun dataran rendah. Menjadi pencinta alam tidaklah mudah, mengaku diri sebagai pencinta alam berarti memiliki beban moril wajib menjaga alam sekitar, bukan malah merusak.

Banyaknya tangan-tangan jahil yang justru bukannya menjaga alam. Tetapi, berbuat sebaliknya. Seperti membuang sampah sembarangan, mencorat-coret dan berbuat mesum di monumen objek wisata yang sepatutnya dijaga.

Salah satu anggota Komunitas Asalan, Fauziah Halimatussa’diah menerangkan, selama aktif disana, banyak ilmu dan masukan dalam menjaga lingkungan ala Aliansi Sahabat Petualang (Aslan).

“Tips pertama, biasanya kami bawa plastik gede atau trash bag. Itu sudah kami siapkan di Sekolah Masjid Terminal (Master) sebelum trip,” ujarnya.

Aslan sangat cinta terhadap alam yang mereka pijak. Memungut sampah dan menampungnya ke dalam trash bag, baik sampah pribadi maupun sampah orang lain. Menjadi salah satu cara andalan komunitas asal Master ini.

“Intinya sebisa mungkin kami coba jaga lingkungan dengan memungut sampah yang ditemukan. Baik sampah sendiri maupun sampah orang lain,” ucapnya sambil berseloroh khas Fauziah.