Kamis, Februari 25, 2021
Beranda Metropolis Longsor Jebol Rumah Warga PJB

Longsor Jebol Rumah Warga PJB

0
Longsor Jebol Rumah Warga PJB
BENCANA DEPOK : Kediaman salah sstu warga yang mengalami longsor tepat di ruang tamu kediamannya, di Jalan Karya Mina RT1/3, Kelurahan Pangkalanjati Baru, Kecamatan Cinere. FOTO : ARNET/RADAR DEPOK
PMI tinnjau longsor
BENCANA DEPOK : Kediaman salah sstu warga yang mengalami longsor tepat di ruang tamu kediamannya, di Jalan Karya Mina RT1/3, Kelurahan Pangkalanjati Baru, Kecamatan Cinere. FOTO : ARNET/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.DEPOK – Bencana terus menyelimuti Kota Depok. Kali ini longsoran tanah sampai masuk ke dalam rumah warga di Jalan Karya Mina RT1/3, Kelurahan Pangkalanjati Baru (PJB), Cinere Kota Depok. Akibat adanya peristiwa tersebut, nyawa pemilik rumah sempat terancam.

Koordinator Divisi Logistik dan KSR PMI Kota Depok, Ary Prasetyo menerangkan, info rumah warga yang mengalami longsor di dapat dari relawan Palang Merah Indonesia (PMI), yang tersebar di kecamatan dan kelurahan. Jadi setelah ada info, PMI Kota Depok terjun secara langsung ke lokasi kejadian.

“Kejadian dini hari, tempat pada pukul 01:30 WIB Minggu (11/10), saat hujan terjadi di Kota Depok. Memang hujannya saat itu tidak terlalu deras,” terang Ary kepada Radar Depok, di Markas PMI, Rabu (14/10).

Ari menerangkan, menurut keterangan dari pemilik rumah atas nama Abidin, yang berdomisili di RT1/3 Kelurahan Pangkalanjati Baru. Pada Sabtu 10 Oktober 2020, sekira pukul 01:03 WIB, telah terjadi luapan kali Krukut. Sehingga membuat tembingn, yang berada tepat di ruang tamu jebol diterjang banjir dan material tanah.

Hal tersebut membuat pemilik beserta keluarga langsung mengungsi kerumah tetangga terdekat, yang tidak terkena dampak banjir.

“Abidin memang sudah merasakan bahwa akan terjadi becana di dalam rumahnya, karena dia mendengar suara gemuruh sebelum longsor,” ungkapnya.

Rumah Abidin, kini mengalami rusak berat. Seluruh penghuni juga sementara waktu mengungsi, takut terjadi longsor susulan. Diketahui yang menghuni kediaman teraebut, sebanyak lima orang, terdiri dari Abidin bersama istri dan tiga anaknya.