Mahasiswa UI Juara 3 Dunia Metal Cup

In Pendidikan
juara UI pertahankan
JUARA : Sepuluh mahasiswa Program Studi Teknik Metalurgi dan Material FTUI berhasil menyabet Juara 3 Dunia, dalam kompetisi metalurgi internasional Metal Cup 2020 yang dihelat secara virtual dari Wenzhou, Cina. FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Sepuluh mahasiswa Program Studi Teknik Metalurgi dan Material, Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) dapat hasil yang memuaskan. Sepuluh mahasiswa ini berhasil menyabet juara 3 dunia dalam kompetisi metalurgi internasional Metal Cup 2020, yang dihelat secara virtual dari Wenzhou, Cina.

Mereka terpaut 0,2 poin dari posisi kedua yang dicapai tim asal Brasil, selain juga unggul tipis dari Mesir di posisi keempat. Dalam kompetisi itu, tim FTUI mengusulkan penggunaan limbah metalurgi (metal slag) seperti nikel, alumina dan silika dapat diaplikasikan sebagai bahan beton geopolymer yang dapat digunakan dalam pembangunan di Kalimantan dan Sulawesi.

“Kami mengambil contoh Kalimantan dan Sulawesi yang tengah melakukan banyak pembangunan daerah setelah terkena bencana,” ungkap salah satu anggota tim, Maurice Efroza dalam keterangan resmi UI kepada Radar Depok, Selasa (27/10).

Selain itu, Kalimantan sebagai calon wilayah daerah untuk pengembangan ibukota negara baru, akan sangat banyak membutuhkan beton dalam pembangunan infrastrukturnya. Metal slag dapat dijadikan campuran beton karena dapat bereaksi baik dengan solvent dan mampu menahan tekanan hingga 45-50 Mpa.

Perihal proyek rancangan timnya. Dalam kompetisi itu, setiap tim diberikan waktu satu bulan untuk menyusun strategi pengembangan perusahaan di bidang metalurgi berdasarkan data nyata dari perusahaan tersebut. Strategi yang telah disusun dalam bentuk proposal proyek, kemudian dinilai dewan juri dan dipilih proposal dari 20 tim terbaik untuk berkompetisi secara virtual di babak final.

“Pada babak final, 20 tim terpilih melakukan presentasi video dan dipilih 10 tim terbaik yang maju ke babak grand final. Dan kami bersyukur bahwa kami mampu mencapai peringkat ke-3 terbaik,” kata Maurice.

Salah satu dosen pembimbing tim ini, Sotya Asturiningsih berujar, campuran limbah metal ini memang belum terbukti dapat dipakai pada pembangunan gedung-gedung tinggi.

“Namun demikian hasil campuran beton ini dapat teraplikasi dengan sangat baik bagi pembangunan perumahan, sekolah, tempat beribadah, dan bangunan dengan struktural yang tidak terlalu tinggi,” kata Sotya.

1 of 2

You may also read!

kepala dinas perpustakaan

Lestarikan Berbahasa Indonesia Baik dan Benar

Kepala Diskarpus Kota Depok, Siti Chaerijah Aurijah.   RADARDEPOK.COM, DEPOK - Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskarpus)

Read More...
RJB jaring sinergitas

Pokdarkamtibmas RJB Jaring Sinergitas dengan Stakeholder

SINERGI : Ketua Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Pokdarkamtibmas) Kelurahan Rangkapanjaya Baru, Padiyana bersilaturahmi

Read More...
qasidah dukung pradi

Pelatih Qasidah se-Depok Dukung Pradi-Afifah

CINTA BUDAYA : Calon Walikota Nomor Urut 1, Pradi Supriatna ikut berlatih qasidah bersama IPQOD

Read More...

Mobile Sliding Menu