Mengenal Lebih Dekat Komunitas Depok Banget : Sempat Berhenti, Lalu Ciptakan Modul Bacaan (3-Habis)

In Metropolis
komunitas depok banget 3
KUMPUL :  Kegiatan Depok Talks bersama para anak muda Kota Depok, beberapa waktu lalu sebelum Pandemi Covid-19. FOTO : ISTIMEWA

 

Semua kegiatan di tengah Pandemi Covid-19 menjadi terhambat. Karena peraturan pemerintah yang melarang berkumpul, demi menjaga kesehatan bersama. Komunitas Depok Banget, menjadi salah satu komunitas terdampak. Malah, pernah berhenti akibat Pandemi Covid-19.

Laporan: Putri Disa Kiftiani

RADARDEPOK.COM – Pada Kamis malam (8/10) pukul 21:00 WIB melalui aplikasi video conference Zoom, Kepala Program Komunitas Depok Banget Sulthana Labiba Khansa bercerita dia dan Komunitas Depok Banget, sangat mengalami kesulitan di masa Pandemi Covid-19. Mengingat, selama ini kegiatan yang diadakan Komunitas Depok Banget dilakukan secara langsung, di Desa Binaan RW04 Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Cipayung.

Masyarakat yang masih belum sadar akan pentingnya memberdayakan diri. Dan sangat perlu dukungan serta dorongan dari luar. Membuat Komunitas Depok Banget, bekerja lebih keras mencari cara terus berbuat kebaikan di tengah Pandemi Covid-19.

“Waktu itu sempat mogok dan gak berjalan semua kegiatan. Terus kita coba mengadakan acara di tengah Pandemi Covid-19. Tapi nyatanya, tidak efektif karena lagi keadaan kayak gini. Akhirnya kita coba break dan cari jalan keluarnya,” ujar Khansa.

Dia mengaku, tidak mungkin semua program akan berhenti di tengah Pandemi Covid-19. Yang ada masyarakat di Desa Binaan RW4 akan semakin tertinggal. Akhirnya, Tim Depok Banget bersama para volunteer yang berjumlah kurang lebih 100 orang membuat inovasi baru.

Komunitas Depok Banget membuat inovasi khusus taman baca di Desa Binaan. Yaitu terdapat modul yang dapat diakses di web Depok Banget. Modul tersebut dapat diakses semua anak yang ingin belajar, khususnya anak-anak di RW4 Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Cipayung. Modul tersebut dapat diakses dan di download di https://www.depokbanget.id/modul.

1 of 2

You may also read!

pradi ngobrol sama nenek

Pradi Didoakan Nenek Usia 106 Tahun

SUNGKEM : Calon Walikota Nomor Urut 1, Pradi Supriatna saat sungkem ke Mak Naimah nenek

Read More...
imam bertemu pendukung

Idris-Imam Selalu Tepati Janji Kampanye

DUKUNGAN : Calon Wakil Walikota Depok Nomor Urut 2, Imam Budi Hartono saat sosialisasi di

Read More...
maksimal nikah di KUA

Nikah di KUA Maksimal 10 Orang

Kepala KUA Beji, Dede Nasip.   RADARDEPOK.COM, BEJI – Pandemi Covid-19 benar-benar merusak segala sendi kehidupan. Bikin

Read More...

Mobile Sliding Menu