Boks butik sausan 1
SUKSES : Purwani Yanu Astuti (tenga) saat mengikuti pameran merayakan ulang tahun Kota Depok. FOTO : PURWANI YANU FOR RADAR DEPOK
Boks butik sausan 1
SUKSES : Purwani Yanu Astuti (tenga) saat mengikuti pameran merayakan ulang tahun Kota Depok. FOTO : PURWANI YANU FOR RADAR DEPOK

 

Purwani Yanu Astuti atau yang akrab di sapa bunda Ipung ini, merupakan karyawan di salah satu Bank swasta yang mencoba peruntukan dengn memproduksi busana yang berbahan batik dan tenun.

Laporan : Lutviatul Fauziah

RADARDEPOK.COM – Jam menunjukan pukul 07:00 WIB. Bunda Ipung langsung respon cepat tat kala pesan singkat via whatsapp (WA) Radar Depok melontarkan pertanyaan. Maklum, sejak Pandemi Korona (Covid-19), hanya WA jadi andalan pewarta dalam mewajantahkan informasi.

Perempuan berusia 47 tahun ini menurutkan, bagaimana bisa berkecimpung membangun butik. Setelah melahir anak kedua, dia memutuskan resign dari profesi yang ditekuninya. Tak betah hanya berdiam diri di rumah saja, dia pun coba beranikan diri menjalani bisnis. Ibu empat anak ini, mengawali bisnis tanpa memiliki keahlian khusus, ya bisa dibilang rada sedikit nekat.

Saat memulai usaha, munculah brand yang diberi nama Butik Sausan nama tersebut diambil dari nama anak keduanya. Namun, kini dia juga membuat batik dan tenun yang diberi nama Kelambi Batik Depok. Seiring berjalannya waktu, banyak belajar dari teman-teman komunitas dan konsumen serta mulai aktif di wadah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kota Depok.

“Karena terbiasa bekerja, jadi saya tidak bisa diam saja tanpa melakukan sesuatu kegiatan yang bermanfaat. Alhamdulillah suami mendukung kegiatan saya, dan saya pun sudah berkomitmen keluarga tetap prioritas,” ucap perempuan mengenakan hijab ini.

Dia pun yakin, bahwa ridho suami adalah ridho Allah. Sehingga, apapun yang dikerjakan atas seizin sang suami tercinta. Sejak anak-anaknya kecil pun, dia sudah melibatkan anaknya menjadi model dengan berjalan memakai busana-busana yang dibuat melalui tangan terampilnya.

“Kini, setelah anak-anak besar, sudah bisa diajak berdiskusi tetantang model, tren saat ini dan membuat flayer promo di sosial media, sehingga begitu membantu sekali,” jelasnya.

Tidak hanya sampai disitu, dia pun rajin mengikuti berbagai pameran untuk mempromosikan karyanya. (*)

 

Editor : Pebri Mulya