Pandemi, Saatnya  UMKM Bertumbuh

In Ekbis dan Hiburan
saatnya UMKM tumbuh
TUMBUH : Ketua Panitia Depok Virtual Expo 2020, Cahyadi Setiawan (kiri) bersama Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) Kota Depok, M Fitriawan. FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Gelaran Depok Expo yang setiap tahunnya rutin diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Depok secara besar dan meriah kini tak bisa lagi digelar karena terhalang oleh wabah Covid-19 yang mengharuskan semua manusia menerapkan social distancing. Bahkan denga menerapkan system protocol Covid-19 terbaik pun gelaran Depok Expo tidak akan mungkin bisa dilaksanakan secara offline karena virus mudah menular satu dengan lainnya tanpa bisa diduga.

Ketua Panitia Depok Virtual Expo 2020, Cahyadi Setiawan menuturkan, wabah Covid-19 ini bukan hanya sekadar bencana kesehatan, namun berpengaruh kebanyak sektor, dan yang amat sangat signifikan sangat berpengaruh terhadap roda perekonomian Negara kita. Banyak perusahaan besar tumbang dan terpaksa melakukan efisiensi secara besar – besaran. Namun ditengah wabah tersebut para pelaku ekonomi kelas menengah kebawah ternyata bisa survive (bertahan) bahkan beberapa bisa tumbuh dan berkembang walau tidak sepesat saat sebelum wabah melanda.

“Untuk itu, gelaran Depok Expo 2020 kali ini dibuat secara virtual mengusung tema Depok Virtual Expo 2020 “UMKM tumbuh disaat Pandemi” bekerjasama dengan aplikasi Swadep (SwalayanDepok) sebagai mitra pemasaran produk UMKM,” jelasnya.

Cahyadi menjelaskan, dalam hal ini, upaya demi upaya terus dilakukan untuk memulihkan ekonomi. Gelaran Virtual Expo ini merupakan salah satu peran upaya Pemerintah Kota Depok melalui DKUM Kota Depok dengan menggandeng kerjasama bersama para pelaku UMKM Kota Depok beserta para pendamping UMKM Jabar Juara Kota Depok yang akhirnya melahirkan sebuah aplikasi swalayan online khusus UMKM Kota Depok bernama Swadep.

“Tujuan utama aplikasi ini dibuat adalah mengakomodir para pelaku UMKM Kota Depok baik yang terdampak Covid-19 maupun ingin mencoba naik kelas mengonlinekan bisnisnya. Walau sebenarnya sangat mudah untuk mendaftar ke marketplace yang sudah ada dan besar, namun UMKM tetaplah UMKM masih banyak yang belum siap bersaing secara harga, kuantiti dan teknologi secara masif,” tegasnya.

Swadep hadir menjawab semua itu, di Swadep tidak ada perang harga, tidak perlu stok produk dan tidak perlu repot – repot membuat system teknologi semisal toko online yang rumit. Selain itu swadep juga rutin mengiklankan bisnisnya secara online, di media social, dan beberapa endorse melalui rekanan swadep. Karena pada dasarnya sekali endorse di swadep otomatis ratusan UMKM didepok terendorse secara otomatis. Swadep juga hadir sekaligus sebagai etalase produk UMKM di Kota Depok.

1 of 2

You may also read!

alat perekaman disdukcapil

Pusat Bantu Alat Perekam KTP-El Depok

BANTUAN ALAT : Petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok menunjukan bantuan pinjaman

Read More...
kantor puskesmas tapos korona

290.000 Warga Depok Divaksin Korona, Simulasi di Puskesmas Tapos

SEPI : Suasana gedung UPTD Pusekesmas TAPOS, di Jalan Raya Tapos No. 35. FOTO :

Read More...
pradi ngobrol warga

Pradi Afifah Terus Bergerak Wujudkan Perubahan

KONSOLIDASI : Calon Walikota Nomor Urut 1, Pradi Supriatna melakukan konsolidasi dengan Pengurus Ranting  Partai

Read More...

Mobile Sliding Menu