pembuatan kartu keluarga
BERI KETERANGAN: Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok, Nuraeni Widayati memberikan keterangan pelayanan perubahan terkait dokumen yang dicetak menggunakan kertas HVS. FOTO : ARNET/RADAR DEPOK
pembuatan kartu keluarga
BERI KETERANGAN : Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok, Nuraeni Widayati memberikan keterangan pelayanan perubahan terkait dokumen yang dicetak menggunakan kertas HVS. FOTO : ARNET/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Semenjak diberlakukannya Permendagri Nomor 108 Tahun 2019 tentang formulir dan buku yang digunakan dalam administrasi kependudukan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok mengalami peningkatan dalam melayani masyarakat. Hal tersebut disampaikan Kepala Disdukcapil Nuraeni Widayati, Selasa (06/10)

“Iya mengalami peningkatan, ada 23 dokumen kependudukan yang dicetak menggunakan kertas HVS, setelah penerbitan Permendagri tersebut,” terang Nuraeni kepada Radar Depok.

Ada berbagai dokumen yang mengalami peningkatan, seperti pembuatan Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran dan Akta Kematian. Dengan peraturan tersebut, jika ada yang masih mempunyai bahan blanko lama, bisa dicetak dengan versi lama. Tetapi kalau kehabisan blanko maka bisa langsung diganti dengan kertas HVS.

Menurut Nuraeni, pelayanan adminduk tidak dipungut biaya. Untuk tahun ini, katanya akan dirampungkan terkait KIA dan Akte sesuai dengan data Sistim Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK), selanjutnya tahun depan sudah bisa mencapai target.

“Siapapun pemohonnya selalu kita layani. Semoga saja tahun ke depan pelayanan semakin terus membaik, agar masyarakat juga merasa senang dengan mempunyai dokumen diri yang lengkap,” terangnya.

Seperti diketahui pada masa pandemi, Disdukcapil mengoptimalkan pelayanan melalui aplikasi WhatsApp. Bagi masyarakat yang melayangkan permohonan Surat Pindah Datang, bisa menghubungi nomor 087748305975. Kemudian untuk pelayanan Surat Pindah Keluar dapat menghubungi 082110716668.

Sedangkan pelayanan Akta Kelahiran dan akta lainnya, Disdukcapil melayani di nomor 081385318459. Sementara pengaduan masalah NIK dan KK, dapat menghubungi 08111158676.

“Saya juga sudah berkoordinasi dengan kecamatan untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat soal perubahan ini,” tandas Nuraeni. (rd/arn)

 

Jurnalis : Arnet Kelmanutu

Editor : Pebri Mulya