PJS walikota depok masker
Pjs Walikota Depok, Dedi Supiandi.
PJS walikota depok masker
TUNGGU PUSAT : Pjs Walikota Depok, Dedi Supiandi menjelaskan, kepastian penjemputan pasien Orang tanpa Gejala (OTG) mesih menunggu kepastian dari BNPB. FOTO : ARNET/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Penegasan terkait pelarangan isolasi mandiri di rumah bagi pasien Orang Tanpa Gejala (OTG) covid-19 di Kota Depok, masih menunggu keputusan dari BNPB. Hal tersebut, diungkapkan langsung Pjs Walikota Depok, Dedi Supandi, di Balaikota, Selasa (06/10).

“Kemudian kepastian penjemputan (OTG, red) masih menunggu kepastian dari BNPB. Titiknya hanya satu, yaitu di Wisma Makara UI,” terang Dedi.

Ia menjelaskan, sejauh ini, sejumlah stakeholder sudah berkoordinasi. Di antaranya Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, Gandara Budiana dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, untuk dilanjutkan ke BNPB Pusat.

“Kepala Damkar sudah lakukan, dan pak Gubernur mau membantu koordinasi dengan BNPB pusat. Kalau itu bisa dilakukan minggu ini, targetnya pekan depan sudah bisa di jemput,” tegasnya.

Pasien yang didahulukan melakukan penjemputan, bagi yang kediamannya tidak memungkinkan untuk menjalani isolasi mandiri. Seperti lingkungan padat penduduk, terdapat anak di bawah umur, serta penghuni atau keluarganya tidak terkonfirmasi positif setelah melalui swab test.

“Kita klasterisasi ada aspek lingkungan rumahnya tidak memenuhi syarat kita dahulukan itu,” kata Dedi.

Sebelumnya Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menyampaikan bahwa isolasi mandiri di rumah bagi pasien lebih berbahaya karena riskan dan berpotensi menimbulkan klaster keluarga. Sehingga tidam diperkenankan untuk isolasi secara mandiri di rumah.

Orang nomor satu di Jawa Barat itu, meminta Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok agar segera memindahkan pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri ke lokasi karantina yang akan disiapkan. (rd/arn)

 

Jurnalis : Arnet Kelmanutu

Editor : Pebri Mulya