ponpes arrahmaniyah hari santri
UPACARA: Pondok Pesantren Arrahmaniyah menggelar upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2020. Hadir sebagai Pembina upacara, Pengasuh Ponpes Arrahmaniyah KH. Ahmad Purqon. FOTO : ARRAHMANIYAH FOR RADAR DEPOK
ponpes arrahmaniyah hari santri
UPACARA : Pondok Pesantren Arrahmaniyah menggelar upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2020. Hadir sebagai Pembina upacara, Pengasuh Ponpes Arrahmaniyah KH. Ahmad Purqon. FOTO : ARRAHMANIYAH FOR RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, CIPAYUNG – Pondok Pesantren (Ponpes) Arrahmaniyah yang terletak di Jalan Masjid Al Ittihad, Bojong Pondok Terong, Kecamatan Cipayung, menggelar upacara peringatan Hari Santri Nasional 2020.

Hadir sebagai Pembina Upacara, Pengasuh Ponpes Arrahmaniyah, KH Ahmad Purqon, dihadiri dewan asatidz, serta para santriwan-santriwati Ponpes Arrahmaniyah.

Purqon mengingatkan bahwa hari Santri adalah sebuah momentum memperkokoh kembali pemahaman kita tentang makna ukhuwah wathaniyah, sebagai bagian yang tak terpisahkan dari ajaran agama.

“Melalui ikatan ukhuwwah wathaniyah yang kuat, akan tumbuh semangat kebangsaan, jiwa patriotisme dan rasa cinta terhadap tanah air. Yang pada gilirannya akan memompa semangat melakukan berbagai upaya mempertahankan tanah air, semangat untuk membangun bangsa dan Negara,” ungkapnya.

Hari Santri yang diperingati ini, adalah semangat inilah yang dulu digelorakan oleh Hadratus Syaikh al-maghfurlah KH. M. Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945, bersama para ulama, kiai dan kaum santri seantero Jawa dan Madura, melalui dikeluarkannya fatwa Resolusi Jihad yang mendorong terjadinya perang besar di Surabaya pada 10 November 1945.

Semua itu dilakukan demi membela kedaulatan negara dari ancaman upaya menjajah kembali bangsa kita yang baru tiga bulan merdeka.

“Atas kuasa dan pertolongan Allah, fatwa Resolusi Jihad yang diusung para kiai dan santri membuahkan hasil gemilang. Meski harus ditebus dengan ribuan nyawa dari kalangan santri yang gugur di medan perang,” tutur Purqon.