Pradi Dinilai Mampu Jalin Kerjasama

In Politika
pradi jalin komunikasi baik
SURAT SAKTI : Ketua DPD Partai Golkar Kota Depok, Farabi. A. Rafiq didampingi jajarang pengurus Golkar menyerahkan SK ke Calon Walikota Depok, Pradi Supriatna di Kantor DPD Partai Golkar Kota Depok, Jalan Boulevard GDC, Kelurahan Tirtajaya,  Sukmajaya, beberapa waktu lalu. FOTO : DOK.RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Ketua DPD Partai Golkar Kota Depok, Farabi A. Rafiq menilai sosok Calon Walikota Nomor Urut 1, Pradi Supriatna memiliki koneksi dan komunikasi yang bagus dilevel kota, provinsi maupun pusat. Sehingga, mampu menjalin kerjasama guna membenahi Kota Depok menjadi lebih baik lagi.

Putra pedangdut legendaris Indonesia, A. Rafiq ini menuturkan, seorang pemimpin harus mampu menjalin komunikasi dengan siapa pun, apalagi seorang walikota. Selama ini lambannya pembangunan infrastruktur, seperti jalan dan sekolah di Depok ditenggarai karena kurang komunikatifnya walikota dengan pusat dan provinsi.

Padahal, urusan jalan-jalan utama di Depok, jalan nasional dan jalan provinsi, termasuk pembangunan sekolah berkaitan erat dengan anggaran dari provinsi dan pusat.

“Ke depan Depok harus punya seorang walikota yang mampu berkomunikasi dengan baik ke provinsi maupun pusat. Karena memang anggaran untuk pembangunan kota sumbernya selain dari pendapatan daerah juga ada dari pusat dan provinsi,” tutur Farabi kepada Radar Depok.

Padahal, politikus yang juga berprofesi sebagai dokter spesialis anak ini melanjutkan, untuk pembangunan jalan memang Depok tidak bisa sendirian, karena ada jalan nasional dan provinsi. Tapi bukan berarti semata-mata menunggu dari provinsi dan pusat. Harus ada pengajuan dan komunikasi yang baik antara pemkot dengan pemprov dan pusat.

“Saya rasa dengan pengalamannya dan kedekatan dengan siapa pun, Pradi bisa menjadi solusi. Apalagi Pradi memiliki kemampuan komunikasi yang baik ke provinsi dan pusat. Selain itu, koalisi partai-partai akan memudahkan komunikasi dengan provinsi dan pusat,” tegas Farabi.

Politikus yang sedang menyusun disertasi ini pun menyoroti perihal kurangnya pembangunan sekolah negeri setingkat SMA, termasuk belum adanya Madrasah Aliyah Negeri (MAN) di Depok yang memiliki jargon Kota Religius.

1 of 2

You may also read!

pradi ngobrol sama nenek

Pradi Didoakan Nenek Usia 106 Tahun

SUNGKEM : Calon Walikota Nomor Urut 1, Pradi Supriatna saat sungkem ke Mak Naimah nenek

Read More...
imam bertemu pendukung

Idris-Imam Selalu Tepati Janji Kampanye

DUKUNGAN : Calon Wakil Walikota Depok Nomor Urut 2, Imam Budi Hartono saat sosialisasi di

Read More...
maksimal nikah di KUA

Nikah di KUA Maksimal 10 Orang

Kepala KUA Beji, Dede Nasip.   RADARDEPOK.COM, BEJI – Pandemi Covid-19 benar-benar merusak segala sendi kehidupan. Bikin

Read More...

Mobile Sliding Menu