Jumat, Februari 26, 2021
Beranda Metropolis Rayakan Maulid Wajib Protokol Kesehatan Ketat

Rayakan Maulid Wajib Protokol Kesehatan Ketat

0
Rayakan Maulid Wajib Protokol Kesehatan Ketat
Kepala Kementrian Kota Depok, H Asnawi.
rayakan maulid protokol kesehatan
Kepala Kementrian Kota Depok, H Asnawi.

 

RADARDEPOk.COM, DEPOK – Menjelang Perayaan Hari Besar Islam (PBHI) Maulid Nabi. Kementerian Agama (Kemenag) Depok, meminta agar setiap jamaah yang ingin merayakan harus dengan protokol kesehatan yang ketat, dengan berkoordinasi satuan gugus tugas Kota Depok.

Kepala Kemenag Kota Depok, H Asnawi menegaskan, kerjasama bagi seluruh jamaah agar disiplin menjalankan protokol kesehatan, sesuai dengan keputusan Kementerian Agama Pusat. Sehingga jamaah menjadi teladan bagi masyarakat lainnya.

“Merayakan Maulid Nabi diperbolehkan, tapi tetap dilaksanakan di lingkungan masing-masing, serta menjaga protokol kesehatan. Ini sesuai instruksi dari Kemenag Pusat,” terangnya kepada Radar Depok, Selasa (27/10)

Dia meminta, Maulid Nabi yang juga bersamaan dengan cuti bersama sehingga menjadi libur panjang, dikhawatirkan banyak jamaah yang melakukan perjalanan ke tempat wisata. Hal itu harus dipikirkan lebih matang, mengingat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Bogor, Depok, Bekasi telah diperpanjang.

Menurut Asnawi, dari pada liburan ke tempat wisata dengan bernagai prosedur yang menguras tenaga hingga keuangan. Dia menyarankan agar libur panjang serta perayaan Maulid Nabi dilaksanakan di lingkungan masing-masing.

“Lebih baik liburan di rumah, bareng anak dan istri. Dari pada berwisata, protokol keseharan diperketat, jadi liburannya tidak maksimal, yang ada nanti jadi lelah, imun badan jadi turun, semakin rentan terpapar,” ungkapnya.

Demi mengatur PBHI Maulid Nabi, ada beberapa poin yang harus diperhatikan dalam merayakan Maulid Nabi SAW. Semua dapat dilakukan dengan bertatap muka, namun ada perbedaan kebijakan pada zona hijau, kuning, dan merah. Perayaan pada daerah zona hijau dapat dilaksanakan secara tatap muka, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan secara ketat.