Kepala KUA Kecamatan Sukmajaya, Syamsudin Nur.
Kepala KUA Kecamatan Sukmajaya, Syamsudin Nur.
Kepala KUA Kecamatan Sukmajaya, Syamsudin Nur.
Kepala KUA Kecamatan Sukmajaya, Syamsudin Nur.

 

RADARDEPOK.COM, SUKMAJAYA – Mau tidak mau, imbas dari pandemi Covid-19, terjadi pernurunan angka pernikahan. Di Kecamatan Sukmajaya pun demikian, mesti tidak besar.

Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sukmajaya, Syamsudin Nur mengatakan, penurunan angka pernikahan di Sukmajaya berkisar dua persen sampai tiga persen.

Dia menuturkan, bila dibanding tahun lalu, tahun ini hingga Oktober tercatat selisihnya 322 warga yang mendaftarkan untuk menikah.

“Tahun lalu, angka pernikahan mencapai 1.329. Lalu pada Oktober tahun ini tercatat 1.007 pernikahan. Ditargetkan akhir tahun ini 1.200 pernikahan,” ujarnya kepada Radar Depok, Rabu (21/10).

Lebih lanjut, sambung dia, penurunan tersebut, dilatarbelakangi adanya calon yang ingin pernikahan dan resepsi di waktu bersamaan, hingga mengundurkan waktu sampai kondisi memungkinkan.

“Permintaan pihak calon yang ingin pernikahan dan resepsi di hari yang sama, berhubung masih kondisi pandemi, akhirnya mereka mengundurkan tanggal sampai covid-19 mereda,” bebernya.

Untuk diketahui, pernikahan di semua KUA selama hari dan jam pelayanan tidak akan dikenakan biaya alias gratis. Bila diluar kantor dan diluar hari/jam pelayanan akan dikenakan biaya.

“Kalau nikah disini selama jam/hari pelayanan gratis. Kalau diluar itu bayar Rp600 ribu,” terangnya.