PMI alat disinfektan
CEGAH COVID-19: Mobil Gunner PMI Pusat saat melakukan penyemprotan untuk menjaga kesterilan jalan protokol, di Jalan Margonda Raya. Jumat (09/10). FOTO : ARNET/RADAR DEPOK
PMI alat disinfektan
CEGAH COVID-19 : Mobil Gunner PMI Pusat saat melakukan penyemprotan untuk menjaga kesterilan jalan protokol, di Jalan Margonda Raya. Jumat (09/10). FOTO : ARNET/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Upaya Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Depok untuk menjaga kesterilan jalan protokol di Kota Depok terus ditingkatkan. Bertambah satu armada mobil penyemprotan (gunner), membuat organisasi kepalang merahan merutinitaskan penyemprotan menjadi dua kali dalam sepekan.

Koordinator Divisi Logistik dan KSR, PMI Kota Depok, Ary Prasetio menerangkan, penyemprotan dilakukan menjadi dua bagian, wilayah Barat dan Timur Kota Depok. Mulai pukul 10.00 wib hingga sore hari, gunner mengelilingi Kota Depok.

Terutama jalan protokol, seperti Siliwangi, Margonda, Kartini, Tole Iskandar, Proklamasi, Juanda, Sawangan, Cipayung dan lainnya.

“Selama pandemi, kami rutin lakukan penyemprotan. Alhamdulillah sekarang bisa ditingkatkan, karena ada tambahan satu gunner. Jadi bisa lebih efektif,” jelas Ary kepada Radar Depok. Jumat (09/10).

Dirinya menerangkan, cairan disinfektan yang digunakan sebanyak enam ribu liter dalam sekali penyemprotan. Hal tersebut dilakukan untuk memenuhi penyemprotan dua wilayah di Kota Depok. Sebab untuk satu gunner membutuhkan tiga ribu liter, jika dua gunner maka menjadi enam ribu liter.

“Jadi kalau di hitung selama seminggu 12 ribu liter disinfektan buat lakukan sterilisasi,” tegasnya.

Dalam melaksanakan penyemprotan di jalan protokol Depok, PMI dikawal langsung dari Polres Metro Depok, agar berjalan secara lancar. Dua gunner PMI serta cairan disinfektan merupakan bantuan dari PMI Pusat, yang terus melakukan tindak nyata untuk menjaga kesterilan di jalan protokol.

“Jadi itu bantuan dari PMI Pusat, setelah penyemprotan semua balik lagi ke sana,” katanya.