Kamis, Februari 25, 2021
Beranda Politika Serba-serbi Pilkada Depok 2020 : Rebut Dukungan, Pecat Kader Pembelot

Serba-serbi Pilkada Depok 2020 : Rebut Dukungan, Pecat Kader Pembelot

0
Serba-serbi Pilkada Depok 2020 : Rebut Dukungan, Pecat Kader Pembelot
NOMOR URUT : pasangan Calon Walikota Dan Wakil Walikota Depok, Mohammad Idris-Imam Budi Hartono serta Pradi Supriatna-Afifah Alia di Gedung Raffles Hills Multi Function Hall, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, Kamis (24/9). FOTO : DOK. RADAR DEPOK
pengambilan nomor pilkada
NOMOR URUT : pasangan Calon Walikota Dan Wakil Walikota Depok, Mohammad Idris-Imam Budi Hartono serta Pradi Supriatna-Afifah Alia di Gedung Raffles Hills Multi Function Hall, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, Kamis (24/9). FOTO : DOK. RADAR DEPOK

 

Mendukung dalam sebuah kontestasi pesta demokrasi menjadi hak politik siapa saja. Namun, ketika menjadi anggota partai, tentu berbeda ceritanya, mereka sebagai kader harus fatsun dengan keputusan dan terikat dalam bingkai Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai.

Laporan : Ricky Juliansyah

RADARDEPOK.COM – Memasuki pekan ketiga tahapan kampanye Pilkada Depok 2020, suhu politik di Kota Depok mulai memanas. Bahkan, ada beberapa kader partai yang tidak sejalan dengan surat keputusan organisasinya.

Baru-baru ini, Mantan Ketua Partai Golkar Kecamatan Cipayung Amsori dengan tegas mendukung Pasangan Calon (Paslon) Nomor Urut 2, Mohammad Idris dan Imam Budi Hartono dalam Pilkada Kota Depok pada 9 Desember 2020 mendatang, bukan mendukung paslon Pradi-Afifah sesuai dengan surat sakti partainya.

“Saya memilih paslon Idris-Imam nomor urut 2 karena melihat progres dan kinerja Mohammad Idris sebagai wali kota Depok empat tahun belakangan sangat realistis serta sesuai janji yang disampaikan saat kampanye Pilkada 2015 lalu,” kata Amsori AR.

Hal tersebut bukan hisapan jempol semata, Amsori dan Calon Walikota Mohammad Idris satu frame sambil menunjukan simbol tangan khas Paslon Nomor Urut 2 di Pilkada Depok 2020.

Tekad memilih Paslon Nomor Urut 2, karena hasil kerja sudah nyata seperti pembangunan taman di setiap kelurahan, pembangunan alun-alun dan insentif kepada pembimbing rohani. Walaupun dirinya masih tercatat sebagai kader Golkar dan memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Golkar.

Sementara, menanggapi hal tersebut, DPD Partai Golkar Kota Depok akan memecat kader yangtidak mendukung Paslon Walikota dan Wakil Walikota Nomor Urut 1, Pradi Supriatna-Afifah Alia pada Pilkada Depok 9 Desember 2020 mendatang.