Siswa Depok yang Ikut Demo Terancam di-DO

In Metropolis
pelajar terancam di DO
DIAMANKAN : Sekelompok Remaja diamankan Polsek Sukmajaya saat akan menuju aksi di Jakarta menggunakan sebuah truk pasir, Selasa (13/10). FOTO : DAFFA/ RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Bukannya mengisi waktu dengan menambah ilmu, dengan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Puluhan siswa ini malah dengan sengaja memboceng sebuah truk pasir di Lampu Merah Juanda menuju Jakarta, guna ikut demo tolak UU Omnibus Law.

Salah satu remaja yang terjaring, siswa SMPN 9 Depok berisial U (15) mengaku, saat itu hendak mengikuti kegiatan demo di DPR untuk menolak UU Omnibus Law. Dia mengetahui informasi demo ini dari media sosial (medsos). Namun, dia tidak mengetahui isi dari UU Cipta kerja tersebut.

“Mau ke Jakarta buat demo karena mau tahu saja. Kalau sekolah udah selesai ujian jadi cuma absen aja, makannya bisa ikut demo,” ujarnya kepada Radar Depok, Selasa (13/10).

Adapula pengakuan unik dari salah satu siswa SMP Tarbiyah Islamiyah Depok, siswa berinisial R (15) ini mengatakan, alasan dia ingin mengikuti demo, karena merasa iba terhadap mahasiswa yang dianiaya polisi. Dia juga mengaku mengetahui sedikiti informasi tentang UU Cipta Kerja dari orang tuanya. R juga menjelaskan, sekolah telah selesai ujian.

Selain anak sekolah, ada juga A, remaja usia 17 tahun yang telah putus sekolah. Dia menyatakan, pergi ke Jakarta karena ingin pulang ke rumahnya bersama tujuh orang temannya.

“Kalau saya mah mau pulang, tadi naik KRL sampai stasiun Cibinong, karena kereta ada gangguan dan saya lihat ada truk bawa orang mau ke Jakarta, yaudah ngikut deh,” paparnya.

Setelah di data, mereka juga di rapid tes untuk mengetahui terdampak atau tidaknya remaja yang diamankan pihak polsek Sukmajaya.

1 of 3

You may also read!

pradi ngobrol sama nenek

Pradi Didoakan Nenek Usia 106 Tahun

SUNGKEM : Calon Walikota Nomor Urut 1, Pradi Supriatna saat sungkem ke Mak Naimah nenek

Read More...
imam bertemu pendukung

Idris-Imam Selalu Tepati Janji Kampanye

DUKUNGAN : Calon Wakil Walikota Depok Nomor Urut 2, Imam Budi Hartono saat sosialisasi di

Read More...
maksimal nikah di KUA

Nikah di KUA Maksimal 10 Orang

Kepala KUA Beji, Dede Nasip.   RADARDEPOK.COM, BEJI – Pandemi Covid-19 benar-benar merusak segala sendi kehidupan. Bikin

Read More...

Mobile Sliding Menu