sudah di keruk tetapi tetap meluap
BANJIR : Tingginya intensitas hujan, berimbas sungai di Jalan Kali Licin, RT3/13, Kelurahan Rangkapanjaya, Kecamatan Pancoranmas, meluap. Luberannya masuk ke pemukiman warga. FOTO : ANGGA/RADAR DEPOK
sudah di keruk tetapi tetap meluap
BANJIR : Tingginya intensitas hujan, berimbas sungai di Jalan Kali Licin, RT3/13, Kelurahan Rangkapanjaya, Kecamatan Pancoranmas, meluap. Luberannya masuk ke pemukiman warga. FOTO : ANGGA/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, RANGKAPANJAYA – Tingginya intensitas hujan, berimbas sungai di Jalan Kali Licin, RT3/13, Kelurahan Rangkapanjaya, Kecamatan Pancoranmas, meluap. Luberannya masuk ke pemukiman warga.

Penjaga Keamanan Perumahan Puri Hasanah, Edi menjelaskan, dua pekan lalu, sebetulnya sungai sudah dikeruk dengan alat berat. Namun nyatanya tidak memberi andil banyak dalam pengentasan banjir.

“Disayangkan pengerukan sampah kemarin hanya dilakukan di tempat yang terjangkau, untuk di bawah atau kolong jembatan tidak ada yang dibersihkan,” ucapnya kepada Radar Depok, Minggu (25/10).

Ia menambahkan, akhirya ia bersihkan sendiri dengan bambu. Dirinya pun berharap, pengerukan kembali dilakukan, dengan titik yang lebih merata. “Kalau menggunakan alat berat tidak bisa. Mungkin menurunkan personel untuk terjun lansgung ke sungai,” bebernya.

Sementara itu, warga RT3/6 Rangkapanjaya, Juju menjelaskan, tinggi air saat masuk ke pemukiman mencapai 30 cm.

Dia tidak menampik bila untuk pengerukan, selain terkendala jarak jangkau alat berat ada, ada penyebab lain. Warung-warung yang berada dipinggir sungai salah satunya

“Harapannya agar pengerukan sampah merata disepanjang sungai Jalan Kali Licin, dan warung-warung yang berada di pinggiran sungai bisa diberi pengarahan,” pungkasnya (rd/cr4)

 

Jurnalis : Angga

Editor : Pebri Mulya