ilustrasi harga vaksin korona
ILUSTRASI
ilustrasi harga vaksin korona
ILUSTRASI

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Provinsi Jawa Barat (Jabar) benar-benar serius dalam memerangi penyebaran Virus Korona (Covid-19). Suntik Vaksin Sinovac yang sebelumnya dijatah 292.000 warga ditahap pertama. Kini ditambah 102.000 jiwa, jadi 392.000 jiwa.

“Yang akan diberikan ke Depok adalah 20 persen dari 60 persen itu, jadi sekira 392.000 vaksin. Ada penambahan memang,” kata Pejabat Sementara (Pjs) Walikota Depok, Dedi Supandi kepada Radar Depok, Rabu (21/10).

Dia menjelaskan, pada tahap pertama nanti, warga yang mendapat vaksin adalah mereka yang rentan terpapar karena aktivitas maupun rutinitas beban kerja. Itu sudah dipetakan dari mulai tenaga medis, kemudian TNI-Polri, kemudian juga pengurus RT dan RW, kelurahan sampai dengan pelaku-pelaku ekonomi.

“Kira-kira sudah dipetakan seperti itu,” ujarnya.

Dedi menegaskan, mereka yang mendapat vaksin adalah orang sehat. Jadi jangan berpikir yang divaksin adalah orang yang terkena atau orang tanpa gejala (OTG) Korona, bukan.

“Syarat diberikan vaksin adalah harus orang sehat,” tuturnya.

Nah, sambung Dedi, demi memuluskan jalannya vaksin nanti. Besok (Hari ini) jadwal simulasi yang ditetapkan Gubernur Jawa Barat bisa direalisasikan.

“Besok (Hari ini) simulasi dimulai. Pak Gubernur akan datang ke lokasi meninjau langsung, sekaligus memberi bantuan alat swab,” terang Dedi.