Minggu, Februari 28, 2021
Beranda Politika Survei DEEP : Pradi-Afifah 42,2%, Idris-Imam 36,4%

Survei DEEP : Pradi-Afifah 42,2%, Idris-Imam 36,4%

0
Survei DEEP : Pradi-Afifah 42,2%, Idris-Imam 36,4%
NOMOR URUT : pasangan Calon Walikota Dan Wakil Walikota Depok, Mohammad Idris-Imam Budi Hartono serta Pradi Supriatna-Afifah Alia di Gedung Raffles Hills Multi Function Hall, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, Kamis (24/9). FOTO : DOK. RADAR DEPOK
pengambilan nomor pilkada
NOMOR URUT : pasangan Calon Walikota Dan Wakil Walikota Depok, Mohammad Idris-Imam Budi Hartono serta Pradi Supriatna-Afifah Alia di Gedung Raffles Hills Multi Function Hall, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, Kamis (24/9). FOTO : DOK. RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Democracy and Electoral Empowerment Patnership (DEEP), baru saja merilis hasil survei tentang Pilkada Depok 2020. Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Depok nomor urut 1, Pradi Supriatna – Afifah Alia unggul atas Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Depok nomor urut 2, Mohammad Idris – Imam Budi Hartono.

Sebanyak 42,2 persen memilih pasangan Pradi-Afifah, sementara 36,4 persen ke Idris-Imam. Sisanya, 14,4 persen menjawab tidak tahu dan 7 persen tidak akan memilih pasangan manapun.

Direktur DEEP Indonesia, Yusfitriadi menjelaskan,  metode  pengambilan  data  melalui  survei  dengan  12  pertanyaan sebagai instrumen pengambilan datanya. Pertanyaan survei dibuat dengan google form, yang disebar melalui media sosial dan jaringan WhatsApp group yang menjadi simpul sosial Kota Depok.

“Adapun  responden  dalam  studi  ini  adalah  masyarakat  Kota Depok  yang  berdomisili  dan tersebar di 11 kecamatan se-Kota Depok,” tutur Yusfitriadi dalam keterangan tertulis yang diterima Radar Depok.

Ia menuturkan, jumlah seluruh responden yang mengisi survei sebanyak 582 orang. Responden survei didominasi empat kecamatan, antara lain Sawangan (31,7 persen), Pancoranmas (14 persen), Sukmajaya (10,2 persen), dan Limo (10,2 persen).

Empat kecamatan ini memiliki kelompok-kelompok diskusi yang digagas oleh kelompok muda usia 20 sampai 35 tahun.

“Mereka bergerak dalam komunitas kreatif pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum,” terangnya.

Lebih lanjut, kata dia, dalam aspek popularitas, yakni masyarakat mengetahuhi tokoh atau figur di Kota Depok, Mohammad Idris memiliki popularitas yang cukup tinggi di kalangan masyarakat Kota Depok, yakni 81,6 persen responden menyatakan mengetahui. Sedangkan, 18,4 persen responden menyatakan tidak mengetahui sosok pasangan Imam Budi Hartono.