ilustrasi darah korona
ILUSTRASI
ilustrasi darah korona
ILUSTRASI

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Virus Korona (Covid-19) masih saja betah di Kota Depok. Malah kekiniannya semakin mengganas. Kamis (8/10), berdasarkan data Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid-19 (GTPPC) Kota Depok terdapat penambahan 139 kasus terkonfirmasi positif. Artinya, saat ini kasus positif Korona sudah 5.290 orang.

Tak hanya positif, GTPPC Depok menyebut adanya penambahan kasus meninggal yang menerpa warga Kota Depok. Terbaru, ada lima jiwa yang meninggal. Angka tersebut merupakan rekor baru dari beberapa bulan terakhir. Total meninggal kini menjadi 150 jiwa.

Ada duka, ada kabar bahagia. Per hari ini (kemarin), warga Depok banyak yang bangkit dari penyakit mematikan tersebut. Tercatat ada 126 orang yang pulih. Dengan begitu saat ini sudah 3.528 orang yang sembuh.

Kepala Diskominfo Kota Depok, Sidik Mulyono mengatakan, tokoh agama dan tokoh masyarakat memiliki peran penting dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan melibatkan mereka, diharapkan dapat membantu pemerintah memberikan pemahaman kepada warga sehingga penyebaran virus ini bisa ditekan.

“Kami ingin tokoh agama dan toko masyarakat menjadi juru kampanye Covid-19. Diharapkan melalui mereka, informasi mengenai potensi penularan dan penyebaran virus dapat sampai ke warga,” katanya, Kamis (08/10).

Sidik menuturkan, pelibatan kedua unsur tersebut dalam pencegahan penyebaran Covid-19, dilakukan berdasarkan arahan Direktur Jenderal World Health Organization (WHO). Yaitu tentang prioritas esensial WHO dalam menangani Covid-19.

“Pekan depan kami akan berdiskusi lebih lanjut dengan Pak Gubernur Jawa Barat guna membahas keterlibatan tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam menangani wabah virus ini” ungkapnya.