Tiga Hari Depok Diterjang Cuaca Ekstrem

In Metropolis
cuaca ekstrem di kota depok
CUACA EKSTREM : Suasana pengendara saat melintas di Jalan Raya GDC serta suasana aliran air di Sungai Ciliwung yang melintas di Jalan Raya GDC usai diguyur hujan, Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya. FOTO : ARNET/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Warga Kota Depok diminta waspada dalam tiga hari ke depan. Pasalnya, Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) Pusat memprediksi akan terjadi cuaca ekstrem, hujan lebat yang disertai angin kencang akan terjadi di Jabodetabek serta Jawa Barat.

Kabag Humas BMKG Pusat, Akhmad Taufan Maulana menerangkan, Kota Depok masuk dalam wilayah Jabodetabek serta Jawa Barat, sehingga sangat berpotensi terdampak cuaca ekstrem. Warga Depok untuk tetap waspada dan jika bisa tidak melakukan perjalanan wisata.

“Iya kami sudah ingatkan sejak dini. Lebih jaga diri dan keluarga. Alangkah baiknya jangan bepergian ke daerah puncak bogor, karena prediksi kami cuaca ekstrem akan terjadi tiga hari ke depan,” jelasnya kepada Radar Depok, Kamis (29/10.

Menurutnya, cuaca ekstrem tidak semata hujan lebat disertai angin kencang. Kemungkinan petir atau kilat juga akan terjadi. Himbauan terkait tidak berwisata ke puncak Bogor, Sukabumi dan daerah lainnya, sebab Jawa Barat akan terkena dampak dari cuaca ekstrem tersebut. Bahaya banjir bandang, longsor, pohon tumbang, dan lainnya akan mengancam selama cuaca ektrem terjadi.

“Makanya tadi kami bilang. Untuk tidak bepergian. Itu prediksi kami, melihat dari kencangnya tiupan angin, gelombang ekuator, dan fenomena lainnya,” beber Taufan.Dia juga menambahkan, dari informasi yang di rilis BMKG Kota Depok juga terkena bencana dari cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari belakangan ini. Mulai dari banjir, longsor, dan pohon tumbang.

“Kami mencatat itu dari rekan media yang ada di wilayah atau kota. Jadi kami selalu memberikan peringatn sejak dini kepada masyarakat,” tambahnya.

Hal ini, membuat BMKG berkoordinasi dengan BPBD di setiap wilayah, Pemerintah, hingga relawan kemanusiaan maupun lingkungan, untuk terus mengakses informasi yang sudah disajikan di halaman web resmi BMKG.

Sementara, Kepala Bidang Penanggulangan Bencana pada Dinas Pemadam dan Penyelamatan Kota Depok, Denny Romulo Hutauruk membenarkan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan BMKG untuk melakukan upaya antisipasi.

“Kami sudah siap. Memberdayakan masyarakat dan relawan di titik yang rawan bencana, di setiap Kecamatan,” ungkapnya saat dikonfirmasi.

Beberapa hari lalu, pihaknya bersama dengan komunitas Ciliwung juga berdiskusi untuk memberdayakan masyarakat dalam mengantisipasi bencana. Mengingat cuaca ekstrem masih terus berpotensi di Depok.Memang beberapa hari belakangan ini, Denny memberitahukan terjadi bencana di Depok, mulai dari banjir, pohon tumbang, jalan longsor, sampai rumah rubuh, semua tidak terlepas akibat hujan deras yang dibarengi angin kencang serta kilat.

“Kemarin ada rumah rubuh di daerah Tapos, beruntung itu rumah kosong tapi usianya sudah tua, jadi tidak ada korban jiwa,” paparnya.

Dia meminta peran masyarakat untuk bersama  melakukan upaya antisipasi bencana, salah satunya dengan memberitahukan titik yang sudah mulai rentan longsor, pohon yang mau timbang karena terlalu lebat, agar segera mungkin dilakukan antisipasi.

“Kalau tau dan melihat bencana untuk segera mungkin melapor ke petugas, agar petugas segera ke lokasi untuk meninjau dan membantu warga setempat,” tutup Denny. (rd/arn)

 

Jurnalis : Arnet Kelmanutu

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

libur panjang walikota

Satgas Covid-19 Tingkatkan Pengawasan Saat Libur Panjang

BERI ARAHAN : Pjs Walikota Depok Dedi Supandi sedang memberikan arahan menangani Covid-19 terkait libur

Read More...
UI latih relawan

FIK UI Latih Remaja Jadi Duta Covid-19

DILATIH : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia melatih para remaja, sebagai Duta Covid-19 di Aula

Read More...
UMKM virtual expo

1.053 Produk UMKM Ramaikan Virtual Expo 2020

LAUNCHING : Kepala DKUM, Muhammad Fitriawan saat launching Depok Virtual Expo, Selasa (27/10). FOTO :

Read More...

Mobile Sliding Menu