Tiket Pesawat di Depok Banting Harga

In Utama
wisata depok diskon
DISKON : Travel Haiday Tour Travel sedang melayani pelancong yang ingin berwisata. FOTO : ANGGA/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Masyarakat Depok yang doyan jalan-jalan bakal bisa ringan ketika menggunakan pesawat terbang. Terbaru, pemerintah mengucurkan stimulus bagi industri penerbangan berupa penghapusan biaya Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U), atau sering dikenal sebagai Passenger Service Charge (PSC) alias airport tax.

Direktur Haiday Tour dan Travel, Triyanti Calvia menjelaskan, di masa pandemi memang harga tiket pesawat turun. Tapi, hanya Air Asia dan Citylink kalau untuk maskapai yang lain masih normal.

“Untuk keluar negeri kami belum tahu. Karena kami belum ada kerjasamanya untuk open trip keluar, kalau domestik memang handle sendiri,” ucapnya kepada Radar Depok, Jumat (23/10).

“Peminat tiket pesawat murah ini lebih banyak di minati perjalanan ke Bali dengan penginapan Rp1,5 juta bisa turun menjadi Rp1 juta,” tutur travel di Jalan KH M Usman No46 Kecamatan Beji Kota Depok.

Sementara, Owner dari TX Travel Depok, Rifqi Aulia Pratamadia menjelaskan, SK Kementerian Perhubungan No AU,108/5/ID/DBU-2020 tertanggal 21 Oktober 2020, perihal stimulus PJP2U ditujukan bagi penumpang yang membeli tiket mulai tanggal 23 Oktober 2020, yang terbang sebelum 1 Januari 2021. Maka, setiap penumpang tidak dibebani Passenger Service Tax/D5 (PSC).

Penghapusan PSC tersebut, berlaku untuk 13 Bandara, Cengkareng (CGK), Batam (BTH), Medan Kualanamu (KNO), Bali (DPS), Jogja Kulon Progo (YIA), Halim Perdana Kusuma (HLP), Lombok (LOP), Semarang (SRG), Menado (MDC), Labuan bajo (LBJ), Silangit (DTB), Banyuwangi (BWX), Jogja Adisucipto (JOG).

“Stimulus penerbangan ini ditunjukan bagi maskapai yang mempunyai traffic tinggi di Indonesia seperti Garuda, Citilink, Sriwijaya, Batik air, Lion air, dan Air Asia,” ucapnya kepada Radar Depok.Dari stimulus dan insentif tersebut, pemerintah berharap bisa membangkitkan dua dunia, dunia pariwisata dan dunia aviasi atau penerbangan. Kebijakan ini diambil dari history selama Pandemi Covid-19 yang sangat berefek buruk bagi dunia pariwisata dan penerbangan. Ekonomi pariwisata sangat berefek pada dirumahkannya pilot, travel agen yang mulai kehabisan nafas, sepinya job supir di daerah pariwisata, tutupnya beberapa rute penerbangan, dirumahkannya beberapa tipe pesawat yang tidak efektif dan tidak menghasilkan profit lagi.

1 of 2

You may also read!

Ilustrasi percobaan bunuh diri

Miras Oplosan Rengut Dua Nyawa Warga Depok

ILUSTRASI   RADARDEPOK.COM, DEPOK - Merayakan ulang tahun bukannya berdoa atau tasyakuran ini malah minum-minuman keras (Miras).

Read More...
ilustrasi pemakaman pasien korona

Baru 16 Korban Korona Ajukan Santunan di Depok

PEMAKAMAN : Sejumlah petugas tengah memakamkan jenazah covid-19 di Taman Pemakaman Umum (TPU) Tirtajaya, Depok.

Read More...
afifah alia kerudung hijau

Afifah : Pembangunan Butuh Sentuhan Perempuan

Calon Wakil Walikota Depok nomor urut 1, Afifah Alia   RADARDEPOK.COM, DEPOK – Mencetak sejarah baru dengan

Read More...

Mobile Sliding Menu