BBI Kota Depok Maksimalkan 60 Kolam untuk Produksi Ikan

In Metropolis

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Memiliki 60 kolam ikan, Balai Benih Ikan (BBI) Kota Depok berupaya optimal dalam memproduksi ikan, agar ketersediaan ikan di Kota Depok terjamin.

Kepala BBI Kota Depok Nur Hidayat, mengatakan, kolam-kolam tersebut dibagi dalam tiga kalompok, yakni pemijahan, pembenihan dan pendederan. Menurut dia, pembenihan ini dapat terjadi jika didukung oleh sarana dan prasarana yang baik.

“Untuk itu, upaya perawatan kolam maupun benih, terus dioptimalkan,” ujar Nur, Selasa (17/11).

Menurut Nur, tiap kolam yang berada di atas lahan seluas dua hektare, bisa berisi ratusan benih ikan.

“Kalau untuk jumlah pastinya, kita tidak bisa prediksi karena fluktuatif, mengingat setiap pagi, kami selalu mengambil benih Nila. Sedangkan untuk Lele, tergantung permintaan. Jika ada permohonan, baru kita suntik indukannya,” terang Nur.

Dia menjelaskan, penyaluran benih lebih banyak diserahkan kepada Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan). Selain itu, ada juga elemen masyarakat yang mengajukan pemohonan benih, untuk kegiatan penebaran benih di situ.

“Selama pandemi virus Korona (Covid-19), tidak ada penurunan permintaan secara signifikan. Semua berjalan stabil dan Insha Allah kami akan tetap melayani permohonan benih untuk masyarakat Kota Depok,” ucap Nur. (rd/net)

 

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

Rizieq Shihab

Rizieq Shihab Akan Dipanggil Kepolisian, Ini Sikap FPI

Rizieq Shihab.   RADARDEPOK.COM, JAKARTA - Rizieq Shihab rencananya akan dipanggil pihak kepolisian. Itu berkaitan dengan pelanggaran

Read More...
ilustrasi pilkada depok

Pilkada Depok Batal Pakai Sirekap

  RADARDEPOK.COM, DEPOK - Sistem informasi rekapitulasi elektronik (Sirekap) yang rencananya digunakan pada Pilkada Depok tahun 2020, batal digunakan Komisi

Read More...
Bupati Bogor, Ade Yasin

Bupati Bogor Ade Yasin Positif Covid-19, Berikut Pernyataannya

Bupati Bogor, Ade Yasin.   RADARDEPOK.COM, BOGOR - Bupati Bogor Ade Yasin dinyatakan positif virus Korona (Covid-19) setelah

Read More...

Mobile Sliding Menu