Beranda Metropolis 20 Hari Gebyar Layanan Akta di Kota Depok

20 Hari Gebyar Layanan Akta di Kota Depok

0
20 Hari Gebyar Layanan Akta di Kota Depok
Kepala Disdukcapil Kota Depok, Nuraeni Widiyatti
Kepala Disdukcapil Kota Depok, Nuraeni Widiyatti
Kepala Disdukcapil Kota Depok, Nuraeni Widiyatti

 

RADARDEPOk.COM, DEPOK – Salah satu upaya memenuhi hak warga, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok menggelar Gebyar layanan akta kelahiran dan akta kematian, serentak di semua kelurahan.

Kepala Disdukcapil Kota Depok, Nuraeni Widiyatti mengatakan, gebyar layanan dimulai pada 18 November hingga 8 Desember 2020.

“Kami mengadakan gebyar layanan akta ini selama 20 hari,” tuturnya kepada Radar Depok, Rabu (18/11).

Dia mengungkapkan tujuan diadakan gebyar layanan ini, berdasarkan data base Disdukcapil, masih banyak usia 0-18 tahun yang belum memiliki akta. Maka dari itu, pihaknya akan mengundang mereka yang belum memiliki akta agar mengurus dokumen tersebut.

“Bila ada anggota keluarga yang meninggal atau lahir tapi belum keluar data dalam kartu keluarganya, atau belum mengurus akta kematian. Akan kami ingatkan dan bantu mendapatkannya,” paparnya.

Tujuan lainnya juga dalam rangka gerakan Indoesia Sadar Adminduk. Yang artinya sadar melengkapi dokumen kependudukan dan sadar melakukan pemuktahiran data kependudukan.

“Peristiwa penting dalam hidup yang dimaksud yaitu peristiwa kelahiran dan kematian,” jelasnya.

Kemudian, cakupan layanan akta kelahiran usia 0-18 tahun merupakan target nasional dan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Depok. Nantinya tahun 2024 harus bisa 100 persen.

“Artinya anak 0-18 tahun pada 2024 harus sudah punya akta kelahiran,” tambahnya.