Sabtu, Maret 6, 2021
Beranda Metropolis 2021, RT-RW Jabat Lima Tahun

2021, RT-RW Jabat Lima Tahun

0
2021, RT-RW Jabat Lima Tahun
RAPAT : Pjs Walikota Depok, Dedi Supandi saat menyampaikan empat Raperda pada rapat paripurna secara virtual, Senin (10/11). FOTO : ISTIMEWA
RT RW jabat lima tahun
RAPAT : Pjs Walikota Depok, Dedi Supandi saat menyampaikan empat Raperda pada rapat paripurna secara virtual, Senin (10/11). FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Siap-siap di 2021, Rukun Tetangga (RT), Rukun Warga (RW) dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) di Kota Depok, bisa leha-leha. Jabatan yang sebelumnya dalam Peraturan Daerah (Perda) tiga tahun, bakal diperpanjang jadi lima tahun. Kepastian ini menyusul bakan dicabutnya Perda RT,RW dan LPM Kota Depok.

Anggota Fraksi PKS DPRD Kota Depok, Qurtifa Wijaya menjelaskan, Peraturan Daerah (Perda) RT, RW dan LPM dihapus. Karena, dikeluarkannya Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 18 Tahun 2018 tentang Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) dan Lembaga Adat Desa (LAD). Dalam aturan ini menyatakan pembentukan pembentukan LKD diatur oleh Peraturan Walikota (Perwal) Pasal 14 ayat 2. Yang termasuk dalam LKD adalah RT, RW, PKK, Karang Taruna, Posyandu, dan LPM, sesuai Pasal 6 Ayat 1.

“Bisa jadi Perwal isinya sama dengan Perda atau pun berbeda. Kami mengikuti panduan dari Kemendagri,” tuturnya kepada Radar Depok, Selasa (10/11).

Dalam Permendagri disebutkan, masa jabat LKD adalah lima tahun sesuai pasal 8 ayat 3. Namun, untuk tata cara detail mengenai pemilihannya tidak diatur dalam Permendagri.

“Tata cara pemilihannya masih akan diatur dalam Panitia Khusus (Pansus),” tambahnya.

Dari Fraksi PKS sendiri menurut dia, sebaiknya Walikota Depok secepat mungkin menyusun Perwal.

“Agar nanti kalau Perda sudah dicabut dapat segera disahkan Perwal,” tegasnya.

Sementara, Ketua Badan Pembentukan Perda (Bapemperda) Kota Depok, Ikravany Hilman menyebut, peraturan tersebut hasil rekomendasi dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri).

”Ini adalah hasil persentasi DPRD Kota Depok oleh Kemendagri,” tuturnya kepada Radar Depok, Selasa (11/10).