TPU jenazah korona
WASPADA COVID-19 : Penjaga makam di lingkungan Rumah Pemotongan Hewan (RPH), Tapos, Tajudin saat memperlihatkan liang lahat yang telah dipersiapkan. FOTO : LULU/RADAR DEPOK
TPU jenazah korona
WASPADA COVID-19 : Penjaga makam di lingkungan Rumah Pemotongan Hewan (RPH), Tapos, Tajudin saat memperlihatkan liang lahat yang telah dipersiapkan. FOTO : LULU/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, TAPOS – Covid-19 terus menjadi ancaman nyata di Kota Depok. Bukannya mau menakut-nakuti. Pasalnya hingga kini, tercatat sudah ada 63 jenazah positif korona, yang dimakamkan di pemakaman khusus Covid-19, Tapos.

Salah satu penjaga makam, Tajudin menerangkan, pihaknya bekerja bersama tim dengan jumlah enam orang, dalam proses pemakaman dan penjagaan makam.

“Walaupun pemakaman di kawasan Rumah Pemotongan Hewan (RPH) ini, terbilang baru. Tetapi, sudah ada 63 jenazah yang dimakamkan disini,” ucapnya kepada Radar Depok.

Lebih lanjut, Tajudin mengungkapkan, timnya selalu mempersiapkan liang lahat kosong, untuk memudahkan kerja mereka. Karena, setelah satu jam menerima informasi, jenazah sudah samapai di lokasi.

“Karena tidak jarang, harus memakamkan malam hari. Sedangkan kami setelah informasi dari gugus tugas, sudah harus siap siaga,” terangnya.

Mereka pula dibekali Alat Pelindung Diri (APD) yang lengkap, dalam pemulasaran jenazah. “Rasa khawatir pasti ada, tetapi ini memang sudah tugas kami. Lagipula, APD yang kami gunakan sudah sesuai standar yang ada,” tuturnya.

Sementara, Sekretaris Kecamatan Tapos, Samiya menuturkan, terkait lahan pemakaman Covid-19 tersebut, masyarakat setempat memang sempat keberatan, karena merasa khawatir.

“Tetapi, setelah diberikan penjelasan akhirnya mereka paham. Lagi pula, lokasinya berada jauh dari pemukiman warga,” jelasnya.

Dia menerangkan, jenazah yang di makamkan di lokasi tersebut, bukan hanya untuk masyarakat Tapos saja, melainkan dari berbagai wilayah di Kota Depok. (rd/tul)

 

Jurnalis : Lutviatul Fauziah

Editor : Pebri Mulya