Beranda Utama Ada Kejanggalan di RUU Minuman Beralkohol yang Jadi Sorotan

Ada Kejanggalan di RUU Minuman Beralkohol yang Jadi Sorotan

0
Ada Kejanggalan di RUU Minuman Beralkohol yang Jadi Sorotan
ILUSTRASI
ilustrasi minuman beralkohol 2
ILUSTRASI

 

RADARDEPOK.COM, JAKARTA – Kelanjutan dari Rancangan Undang-Undang (RUU) Larangan Minuman Beralkohol (Minol) memasuk tahap harmonisasi walau pembahasan dengan pemerintah belum menemukan titik temu. Selain itu, RUU tersebut dibangun dari sumber yang meragukan.

Berdasarkan Naskah Akademik RUU Larangan Minol pada Sabtu (14/11), ada 11 alamat situs daring yang dijadikan acuan. Adapun, ke 11 alamat situs daring tersebut terdiri dari enam situs berita, empat blog pribadi, dan Wikipedia.

Setelah ditelusuri, hanya tiga situs yang masih tersedia, yakni situs milik Republika.co.id, Jawaban.com, dan BBC.co.uk. Sementara itu, seluruh alamat situs pribadi tidak bisa diakses atau sudah terhapus.

Ada juga lima buku yang menjadi acuan dalam RUU tersebut, terutama dalam hal mengenai hubungan antara konsumsi alkohol dan kesehatan manusia. Tetapi yang janggal, ada satu buku, yang justru tidak berhubungan dengan isu alkohol, yakni¬†“Analisis SWOT Teknik Membedah Kasus Bisnis” oleh Freddy Rangkuti terbitan 2000.

Hal tersebut bertentangan dengan kesimpulan naskah akademik tersebut. “Data sekunder berupa buku teori seputar minuman beralkohol, peraturan perundang-undangan terkait minuman beralkohol,” tulis Tim Penulis Naskah Akademik yang dibuat pada 2014 tersebut.

Pembentukan RUU Minol salah satu alasannya terdapat pada dokumen pendukung yang ditemukan di situr resmi DPR, yakni selaras dengan tujuan negara yang terangkum dalam alenia 4 Pembukaan UUD 1945.

Dijelaskan, surat permohonan harmonisasi dan pembahasan RUU minol ini dibuat pada 24 Februari 2020 dan diterima oleh Badan Legislasi pada tanggal 17 September 2020.