bantu dede ZF
AYO DIBANTU : Dede ZF saat bersama ibunya, disela kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 H serta Doa Bersama dan Santunan Yatim, Dhuafa yang digelar Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Depok. FOTO : ISTIMEWA
bantu dede ZF
AYO DIBANTU : Dede ZF saat bersama ibunya, disela kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 H serta Doa Bersama dan Santunan Yatim, Dhuafa yang digelar Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Depok. FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK ZF (8), lebih banyak terdiam lemas, di gendongan sang ibu, kala ditemui, di Jalan Pemuda, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoranmas, akhir pekan lalu. Perempuan mungil nan cantik ini menderita penyakit Hidrosefalus.

Ia merupakan warga RW5, Kelurahan Cisalak Pasar, Kecamatan Cimanggis. Nah yang menjadi miris, hingga kini ZF tak kunjung mendapat sentuhan tangan dari Pemerintah.

Ibu ZF, DO (34) mengatakan, anaknya menderita penyakit tersebut sejak usia 6 bulan. Padahal saat lahir, tak ditemui gejala penyakit apapun. Normal.

“Belum pernah dibantu (oleh Pemkot Depok),” katanya, disela kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 H serta Doa Bersama dan Santunan Yatim, Dhuafa yang digelar Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Depok.

Meski begitu, dirinya tak menampik, masih banyak dermawan yang peduli terhadap ZF. Bantuan berupa susu dan popok bayi acapkali ia terima.

“Alhamdulillah dibantu sama grup (Yayasan) Hidrosefalus, seacara bergiliran. Dibantu uang, kadang dibantu susu sama pemper,” ujar janda anak satu ini.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, sejak iuran BPJS miliknya nunggak, ZF tak lagi menerima layanan kesehatan. Kini, perawatan hanya menunggu bantuan dermawan. Pemerintah juga ditunggu itikad baiknya.

“BPJS nunggak karena saya belum bayar, saya sudah berhenti kerja. Harapan saya, semoga Pemerintah lebih memperhatikan anak-anak yang kondisinya seperti anak saya ini,” pungkasnya. (rd/dra)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar

Editor : Pebri Mulya