pelatihan olahan pasir gunung selatan
DILATIH : Para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kelurahan Pasir Gunung Selatan (PGS) diberikan pelatihan produk olahan lokal. FOTO : LULU/RADAR DEPOK
pelatihan olahan pasir gunung selatan
DILATIH : Para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kelurahan Pasir Gunung Selatan (PGS) diberikan pelatihan produk olahan lokal. FOTO : LULU/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, PASIR GUNUNG SELATAN – 20 pelaku usaha di Kelurahan Pasir Gunung Selatan (PGS), mengikuti pelatihan produk olahan lokal. Kegiatan tersebut dilakukan di Wisma Hijau, selama tiga hari.

Lurah PGS, Supriyatun menjelaskan, kegiatan yang dilakukan dari Rabu (11/11) hingga Jumat (13/11) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dalam membuat usaha, khsusnya dalam bidang kuliner.

“Kebetulan pelatihan yang diberikan membuat berbagai produk olahan lokal yang mudah didapatkan. Pelatihan dan praktik ini, disampaikan langsung oleh chef yang profesional,” ucapnya kepada Radar Depok, Jumat (13/11).

20 peserta tersebut dibekali pengetahuan untuk membuat olahan daun kelor dan lele menjadi lebih menarik. Seperti dijadikan bakso lele dan lele krispy.

“Dengan ilmu yang mereka dapat selama tiga hari ini, kami ingin masyarakat khususnya di PGS, nantinya dapat membudidaya lele dan daun kelor secara mandiri,” terangnya.

Selain itu, pihaknya juga mengharapkan, agar kedepannya bakso lele dan daun kelor dapat menjadi ikon yang membanggakan bagi Kelurahan PGS.

“Semoga ilmu yang didapat selama pelatihan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh peserta untuk mengembangkan usaha miliknya yang tengah dirintis,” tegasnya.

Dengan demikian, Supriyatun menginginkan para pelaku usaha dapat bersaing dengan dalam dunia bisnis kuliner.

“Bagi para pelaku usaha di PGS kedepannya dapat bersaing melalui kualitas yang dihasilkan dan dapat menjadi pengusaha yang sukses dan mapan,” pungkasnya. (rd/tul)

 

Jurnalis : Lutviatul Fauziah

Editor : Pebri Mulya