Senin, Maret 1, 2021
Beranda Politika Bang Has : Pradi-Afifah Paham Ruh dan Kultur Masyarakat Depok

Bang Has : Pradi-Afifah Paham Ruh dan Kultur Masyarakat Depok

0
Bang Has : Pradi-Afifah Paham Ruh dan Kultur Masyarakat Depok
DUKUNGAN : Anggota Fraksi PAN DPRD Jabar, Hasbullah Rahmad bersama perwakilan elemen warga di Jalan H Dimun 1 Sidamukti, Gang Kenanga,  RT05/24 Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong, Minggu (01/11). FOTO : ISTIMEWA
hasbullah untuk pradi afifah
DUKUNGAN : Anggota Fraksi PAN DPRD Jabar, Hasbullah Rahmad bersama perwakilan elemen warga di Jalan H Dimun 1 Sidamukti, Gang Kenanga,  RT05/24 Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong, Minggu (01/11). FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Elit politik PAN Kota Depok, HM. Hasbullah Rahmad menilai Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Walikota Nomor Urut 1, Pradi Supriatna-Afifah Alia benar-benar memperjuangkan dan memahami ruh dari kultur masyarakat Depok. Dan memiliki pemikiran yang visioner.

“Saya yakin Bang Pradi dan Ibu Afifah akan memperjuangkan dan memahami ruh dari kultur masyarakat Depok,” kata Hasbullah kepada Radar Depok.

Ketua Badan Kehormatan  DPRD Jawa Barat ini melanjutkan, apa yang dimiliki kandidat yang diusung Koalisi Depok Bangkit (KDB) ini dapat mewujudkan pembangunan dan pembuat kebijakan sesuai dengan kondisi yang dibutuhkan masyarakat Depok.

“Agar kedepan pembangunan, itu harus bermanfaat untuk kepentingan masyarakat,” tutur Bang Has, sapaannya.

Sebab, lanjut Bang Has, sebagai warga Depok tentu akan bangga jika pembangunannya berkesinambungan. Sehingga, harus memiliki konsep yang jelas dan terarah, serta menyesuaikan konsep sebagai kota penyangga DKI Jakarta.

“Mau tidak mau, kan Depok harus memiliki konsep megapolitan, artinya kita di Depok tidak mengharamkan adanya monorel. Kalau jalan tol kan sudah pasti, sudah nyambung satu ruas dari Jagorawi ke Cinere, nanti ada lagi satu ruas dari Citayam-Antasari,” lanjutnya.

Namun, kata Bang Has, tidak menutup kemungkinan kedepannya akan dilintasi LRT dan monorel. Karena, konseptualnya Jabodetabek, kota metropolitan penyangga dari Ibukota. Sehingga, Depok memerlukan pemimpin yang memiliki pemikiran visioner dan punya konsep pembangunan terintegrasi dengan perkembangan sekitar.