Jumat, Februari 26, 2021
Beranda Satelit Depok Buat Donat, Usir Jenuh Anak Saat Pandemi

Buat Donat, Usir Jenuh Anak Saat Pandemi

0
Buat Donat, Usir Jenuh Anak Saat Pandemi
SIBUK : Saat anak-anak sedang belajar membuat donat bersama UMKM Sukamaju Baru, Kecamatan Tapos Kota Depok disaat Pandemi Covid-19. FOTO : FAHMI/RADAR DEPOK
UMKM kelurahan sukamaju
SIBUK : Saat anak-anak sedang belajar membuat donat bersama UMKM Sukamaju Baru, Kecamatan Tapos Kota Depok disaat Pandemi Covid-19. FOTO : FAHMI/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Banyak cara mengusir kejenuhan saat Pandemi Covid-19. Seperti halnya yang dilakukan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kelurahan Sukamaju Baru, Kecamatan Tapos Kota Depok. Minggu (1/11), anak-anak diajak belajar membuat donat dengan protokol kesehatan.

Kepada Radar Depok, Ketua UMKM Kelurahan Sukamaju Baru, Dian Sukma menyebut, di masa pandemi ini, sekolah melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Dan anak-anak banyak dibatasi aktivitasnya. Hal itu membuat mereka menjadi bosan dan tidak bersemangat dalam belajar. Untuk itu, diperlukan aktivitas lain untuk mengusir kejenuhan anak.

“Inovasi ini untuk menghilangkan kejenuhan anak di masa pandemi Covid-19. Kami juga tak luput memberitahu anak-anak akan pentingnya masker, jaga jarak dan jangan berkerumun. Makanya, kami terapkan protokol kesehatan,” jelasnya.

Menurutnya, dari keresahan dari kejenuhan tersebut, Dian terpikir untuk membuat kelas gratis belajar membuat donat bagi anak-anak di sekitar lingkungan rumah.

“Alhamdulillah respons yang didapat baik, ada 10 anak yang ikut belajar membuat donat,” katanya.

Dia menjelaskan, dengan melakukan hal tersebut, anak dapat mengasah bakatnyanya sejak dini. Selain itu, juga nembuat anak lebih belajar mandiri dan disiplin. “Semoga dengan kegiatan ini, dapat mengusir kejenuhan anak-anak di masa PJJ dan kembali bersemangat dalam belajar,” tuturnya.

Sementara salah satu anak yang ikut belajar membuat donat, Andrian S mengaku, sangat menikmati proses ilmu yang diberikan UMKM Kelurahan Sukamaju Baru. Nantinya, akan diaplikasi di rumah bersama orang tuanya.

“Saya diminta pakaiu masker dan berjarak saat buat donat. Saya juga jadi paham bagaiman membuat donat dengan mengikuti pembelajaran tersebut,” tandasnya singkat. (rd/hmi)

 

Jurnalis : Fahmi Akbar

Editor : Pebri Mulya