Dana Kampanye Beda Rp100 Juta di Pilkada Depok

In Politika
idris imam pradi afifah
Muhammad Idris – Imam Budi Hartono dan Pradi Supriatna – Aifah Alia. GRAFIS : BUDI/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Jelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Depok 2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok merilis laporan penerimaan sumbangan dana kampanye (LPSDK) dari kedua pasangan calon yang akan bertarung. Pasangan calon (Paslon) Walikota-Wakil Walikota Depok nomor urut 1  Pradi Supriatna–Afifah Alia sebesar Rp900 juta, dan Paslon Walikota-Wakil Walikota Depok nomor urut 2  Mohammad Idris–Imam Budi Hartono senilai Rp1 miliar.

Diketahui dalam rilis tersebut dana kampanye tersebut bersumber dari masing-masing pasangan calon, dan juga perseorangan. Pasangan Pradi–Afifah, tercatat mengeluarkan dana kampanye dari kocek pribadinya sebesar Rp 399 juta lebih, dan mendapat dana kampanye dari ‘perseorangan’ sebesar Rp 499 juta lebih, dengan total Rp RP 900 juta kurang berupa barang.

Sementara pasangan Idris-Imam, mengeluarkan dana kampanye sebesar Rp 500 juta dari dana pribadi, dan menggunakan Rp 500 juta dari dana perseorangan, dan totalnya mencapai Rp 1 miliar berupa uang tunai.

Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kota Depok, Ahmad Soleh Firdaus Habibi, mengakui, laporan dana kampanye dari masing-masing paslon ini diterima pihaknya pada akhir Oktober 2020.

“Kalau dari pihak KPU terkait laporan dana kampanye atau di tahap ini di tanggal 31 Oktober itu disebutnya laporan penerimaan sumbangan dana kampanye,” ujar Ahmad kepada Radar Depok, Rabu (04/11).

Ahmad menjelaskan, sumbangan kampanye pada umumnya memang bisa berupa uang tunai dan juga barang.

“Kita tidak dalam posisi untuk menghakimi atau menyatakan ini legal atau ilegal jadi hanya bentuk laporan saja. Jadi memang sumbangan dana kampanye itu dalam bentuk uang bisa, juga bisa dalam bentuk barang maupun dalam bentuk jasa,” jelasnya.

1 of 2

You may also read!

ilustrasi hotel korona

Di Depok, Tiga Hotel Disiapkan Buat OTG

ILUSTRASI   RADARDEPOK.COM, DEPOK - Orang Tanpa Gejala (OTG) Virus Korona (Covid-19) siap-siap dikarantina. Pemkot Depok berencana

Read More...
pradi sapa warga kelurahan tugu

Sambangi Tugu, Pradi dapat Curhatan Sekolah Negeri

SAPA :  Calon Walikota Depok Nomor Urut 1, Pradi Supriatna menyapa warga RT4/5, Kelurahan Tugu,

Read More...
imam ingin ada kenaikan UMK

Pro Buruh, Imam Berharap Ada Kenaikan UMK

SOSIALISASI : Calon Wakil Walikota Depok Nomor Urut 2, Imam Budi Hartono saat menemui Perkumpulan

Read More...

Mobile Sliding Menu