PJS walikota depok laptop
VIRUAL : Pjs Walikota Depok, Dedi Supandi saat melakukan Penyerahan Buku Daftar Alokasi Transfer Daerah dan Dana Desa Tahun 2021 secara virtual di ruang kerjanya, Gedung Baleka I, lingkungan Balaikota Depok. FOTO : ARNET/RADAR DEPOK
PJS walikota depok laptop
VIRUAL : Pjs Walikota Depok, Dedi Supandi saat melakukan Penyerahan Buku Daftar Alokasi Transfer Daerah dan Dana Desa Tahun 2021 secara virtual di ruang kerjanya, Gedung Baleka I, lingkungan Balaikota Depok. FOTO : ARNET/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pemerintah pusat sangat perhatian kepada Kota Depok. Nyatanya, demi memulihkan ekonomi Depok akan digelontorkan dana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) via Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri), dengan memprioritaskan empat aspek penting.

Pejabat Sementara (Pjs) Walikota Depok, Dedi Supandi menerangkan, keempat aspek tersebut, seperti penanganan kesehatan baik terkait covid dan vaksinasi, lalu perlindungan sosial, pendidikan, dan yang terakhir soal ekonomi dengan mendukung kebangkitan Unit Mikro Kecil Menengah (UMKM) serta pelaku usaha lainnya.

Menurut Dedi, pemulihan ekonomi memang dipercepat dari pemerintah pusat. Hal tersebut agar pada awal tahun proses pemulihan ekonomi di Kota Depok sudah berjalan. Baik proses lelang atau pembangunan serta pemberdayaan masyarakat lainnya.

“Biasanya kan awal tahun baru diberikan, karena ada pandemi jadi sekarang sudah diberikan. Biar pemulihannya semakin cepat,” paparnya kepada Radar Depok diruang kerjanya.

Dia juga meminta kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), agar berperan aktif dalam memulihkan perekonomian di Kota Depok. Sesuai dengan tupoksinya masing-masing. Sebab dana pemulihan juga menyasar pada pembangunan yang sifatnya strategis.

Dibeberkannya, untuk total anggaran keseluruhan mencapai Rp2.000 triliun. Sementara bagi Kota Depok sendiri nilainya belum dipastikan. Karena angka nominal untuk Depok langsung masuk ke email kepala daerah masing-masing.

“Saya belum cek email. Nilainya nanti di kirim ke semua email kepala daerah. Besarannya berbeda setiap daerah,” beber Dedi usai Penyerahan Buku Daftar Alokasi Transfer Daerah dan Dana Desa Tahun 2021 secara virtual.