Minggu, Februari 28, 2021
Beranda Utama Depok : Lima Kelurahan Kuning, 50 Oranye, Delapan Merah

Depok : Lima Kelurahan Kuning, 50 Oranye, Delapan Merah

0
Depok : Lima Kelurahan Kuning, 50 Oranye, Delapan Merah
ILUSTRASI
ilustrasi harga vaksin korona
ILUSTRASI

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Kerja keras Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid19 (GTPPC) Kota Depok dan stakeholder, membuahkan hasil manis. Selasa (3/11), lima kelurahan menjadi zona kuning atau wilayah dengan risiko rendah penularan Virus Korona (Covid-19). Penetapan zona tersebut diketahui dari perhitungan 14 indikator kesehatan masyarakat, yang diolah Pusat Informasi Covid-19 Depok (Picodep).

Ketua Harian GTPPC Kota Depok, Sri Utomo menjelaskan, sembilan kecamatan di Depok, saat ini masuk dalam risiko sedang atau zona oranye. Dua kecamatan lainnya merupakan wilayah risiko rendah atau zona kuning. Rincian, zona berdasarkan tingkat kelurahan : ada delapan kelurahan masuk dalam zona merah, 50 kelurahan kategori zona oranye, dan lima kelurahan zona kuning.

Hasil tersebut, kata Sri Utomo, berdasarkan perhitungan 14 indikator Kesmas dari data yang diolah dari Picodep. Dua kecamatan yang masuk zona kuning yaitu Cinere dan Cimanggis, sebelumnya hanya satu kecamatan yaitu Cinere. Kecamatan lainnya zona oranye.

Sementara, lima kelurahan zona kuning yaitu Pangkalanjati, Pondok Cina, Pasir Gunung Selatan, Mekarsari dan Cilodong. Sedangkan yang masuk zona merah yaitu Kelurahan Kedaung, Cinangka, Duren Mekar Pengasinan, Tanah Baru, Beji, Kemiri Muka dan Sukamaju Baru.

Menurutnya, kecamatan dan kelurahan yang zona kuning dan oranye mesti terus meningkatkan upaya pencegahan dan penanganan. Sehingga, zona risiko wilayah bisa terus ditingkatkan.

“Wilayah yang termasuk zona merah, agar ekstra waspada dan terus meningkatkan upaya pencegahan dan penanganan melalui optimalisasi RW PSKS,” terangnya kepada Radar Depok, Selasa (03/11).

Pria yang juga menjabat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Sosial Setda Kota Depok ini meminta, warga tetap memperhatikan protokol kesehatan. Dengan penerapan 4M sudah banyak warga yang jenuh. Namun, dia menegaskan saat ini hanya 4M yang menjadi vaksin ampuh mencegah penyebaran dan penularan Korona.