orang tua korban tawuran
KELUARGA KORBAN TAWURAN : Ibu dan Kakak pertama korban tawuran saat menunjukan foto korban, di RT2/1 Kelurahan Duren Mekar, Kecamatan Bojongsari Kota Depok, Jumat (13/11). FOTO : LULU/RADAR DEPOK

 

Ini benar-benar tak disangka. Anak yang begitu di senangi tetangga, karena penurut dan kerajinannya, harus mendahului menghadap Sang Illahi. Iwan dikenal begitu sopan dan ramah kepada tetangga, bahkan tak jarang para tetangganya meminta bantuan nya. Seperti mengantar barang, atau membeli apapun ke warung.

Terbukti, begitu banyak teman dan tetangga yang datang ke rumah dari hari pertama kejadian hingga hari terakhir tahlilan. Pihak keluarga juga tidak meminta pelaku untuk diberikan hukuman setimpal, mereka mencoba ikhlas dengan keadaan yang dialaminya.

“Karena memang pelaku juga masih usia anak-anak, sehingga kami tidak menuntut banyak. Kami serahkan semuanya kepada pihak berwajib,” terangnya.

Ini menjadi sebuah pembelajaran berharga, bahwa nafas dari setiap makhluk yang bernyawa tidak bisa diprediksi dan harus siap kapanpun takdir menjemput. Kini pihak keluarga berupaya berdamai dengan keadaan. Dan hanya doa yang dapat dikirimkan, ketika rindu tak lagi dapat diakhiri dengan bertemu. (rd/tul)

 

Editor : Pebri Mulya