perahu dongkrak wisata lokal
PERAHU WISATA : Warga Kamoung Lio saat membangun duanoerahu kayu bermesin boat untuk digunakan warga setempat menyebrang serta mendongkrak potensi Situ Rawa Besar. Selasa (24/11). FOTO : ARNET/RADAR DEPOK
perahu dongkrak wisata lokal
PERAHU WISATA : Warga Kamoung Lio saat membangun duanoerahu kayu bermesin boat untuk digunakan warga setempat menyebrang serta mendongkrak potensi Situ Rawa Besar. Selasa (24/11). FOTO : ARNET/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Warga Kampung Lio, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoranmas, membuat dua perahu kayu untuk transportasi penyebrangan di Situ Rawa Besar. Langkah ini sekaligus untuk mendongkrak wisata lokal di situ tersebut.

“Kami membuat perahu boat untuk trasportasi penyebrangan warga Lio. Ada dua perahu yang kita buat. Untuk dana pribadi, perahu ini buatan warga Lio,” kata Ketua RW13 Depok, Adang Suardi, Selasa (21/11).

Adang menjelaskan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sempat berkunjung ke Situ Rawa Besar dan menjanjikan akan memberikan perahu boat untuk wisata dan beberapa pendukung tempat wisata.

“Situ Rawa Besar ini menuju desinasi wisata lokal. Pak Gubernur Jabar juga bantu berupa perahu,” ungkapnya.

Dengan adanya wisata lokal di area Situ Rawa Besar, Adang mengharapkan, dapat membantu perekonomian warga Kampung Lio. Sehingga dapat menjadi ladang pemasukan ekonomi warga setempat.

“Harapan saya Situ Rawa Besar menjadi tempat wisata lokal di tengah kota. Alhamdulillah juga bantuan taman dari pemerintah sudah jadi dan perahu boat juga dari pak Gubernur Jabar tahun ini turun,” pungkas Adang.

Ia membeberkan, pembuatan satu perahu memakan waktu kurang lebih hampir satu bulan. Biaya yang digunakan berasal dari swadaya warga. Untuk satunperahu sendiri menghabiskan biaya sampai Rp5 juta.

Sebelumnya, Ridwan Kamil menyempatkan berkunjung ke Situ Rawa Besar guna meninjau langsung dan menyerap aspirasi warga setempat.

Orang nomor satu di Jawa Barat itu berjanji akan menghibahkan alat pariwisata ke situ yang terdapat di Depok untuk mendongkrak potensi wisata lokal. (rd/arn)

 

Jurnalis : Arnet Kelmanutu

Editor : Pebri Mulya