genjot pradi afifah
GASPOL :  Anggota DPRD Jawa Barat, Waras Wasisto, blusukan di Kelurahan Bedahan dan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan, Minggu (22/10). FOTO : ISTIMEWA
genjot pradi afifah
GASPOL : Anggota DPRD Jawa Barat, Waras Wasisto, blusukan di Kelurahan Bedahan dan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan, Minggu (22/10). FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, SAWANGAN BARU Anggota DPRD Jawa Barat, Waras Wasisto, tak henti-hentinya blusukan di Kota Depok. Politikus PDI Perjuangan ini, tak kenal lelah menyosialisasikan Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Depok Nomor Urut 1, Pradi Supriatna – Afifah Alia.

Minggu (22/10), Waras blusukan di Kelurahan Bedahan dan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan. Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak masyarakat untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 9 Desember 2020.

“Ayo ke TPS dan memilih Pradi-Afifah paslon nomor 1, karena visi misi sangat bagus untuk percepatan pembagunan kota Depok yang hari ini jauh tertinggal dari kota tetangga,” kata Waras.

Sementara itu, Ketua RW7 Sawangan Baru, Jaelani mengaku, di tengah pandemi Covid-19, kondisi ekonomi warga makin terpuruk. Dia berharap Pradi-Afifah jika memimpin nanti bisa lebih maksimal dari era sebelumnya.

“Walikota sekarang masih banyak kekurangan. Kami bingun mau komunikasi kemana. Akibatnya infrastruktur lingkungan dan proses pengajuan tidak banyak yang terealisasi,” kata Jaelani.

Lebih lanjut, ia memminta pemimpin yang terpilih nanti, lebih peduli terhadap aspirasi warga. “Kami ada program terkait infrastruktur dan itu belum tersentuh, misalnya saluran air dan jalan. Sejauh ini kami lakukan secara swadaya tanpa bantuan Pemkot,” ujarnya.

Kemudian dia melanjutkan, juga ada sekitar 13 rumah tidak layak huni (RTLH). Sejauh ini katanya tidak ada perhatian. Kalau pun ada bantuan menurutnya datang dari pemerintah provinsi, bukan daerah.

Menjawab persoalan warga tersebut, Waras berjanji akan menyampaikannya kepada Pradi-Afifah. Dia lantas menjelaskan program RW Membangun. Disebutkan tiap RW akan mendapat anggaran 500 juta/tahun.

“Yang tahu persoalan di lingkungan adalah warga atau RT dan RW setempat. Karena itu, jika Pradi-Afifah menang, silakan warga membuat perencanaan untuk pembangunan lingkungan. Nah, disinilah program RW Membangun dimaksimalkan,” pungkasnya. (rd/dra)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar

Editor : Pebri Mulya