haidar ayam geprek
SPESIAL : Produk Haidar Ayam Geprek gunakan sambal warisan orang tua, dijamin enak, rasanya khas, dan pastinya pedas nikmat. FOTO : ADENA/RADAR DEPOK
haidar ayam geprek
SPESIAL : Produk Haidar Ayam Geprek gunakan sambal warisan orang tua, dijamin enak, rasanya khas, dan pastinya pedas nikmat. FOTO : ADENA/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Ayam Geprek sudah menjadi makanan pedas yang sudah umum di tengah masyarakat. Ayam dibalut tepung yang di geprek bersama taburan cabai tersebut diminati oleh para pecinta pedas. Banyak sekali varian dari Geprek tersebut, salah satunya di Haidar Ayam Geprek, menggunakan sambal khas warisan orang tua.

Sudah 2 tahun Haidar Ayam Geprek beroperasi dan memiliki 2 outlet, yaitu di Jalan Raya Citayam, Kelurahan Bojong Pondok Terong, Kecamatan Cipayung, juga di Jalan Murni, Kelurahan Pancoranmas, Kecamatan Pancoranmas. Haidar Ayam Geprek melayani pembeli mulai dari pukul 10:00 sampai pukul 21:00 untuk di Bojong Pondong Terong dan buka pukul 13:00 sampai pukul 22:00 di Pancoranmas, Senin libur. Tentu saja bagi pecinta makanan pedas wajib mencoba ayam geprek yang satu ini.

“Lokasi strategis, daging ayamnya besar, cabai buatan sendiri dari resep orang tua,” ujar Owner Haidar Ayam Geprek, Eko Prihandoko, kepada Radar Depok.

Eko menjelaskan, kebanyakan ayam geprek tepungnya lebih banyak dibanding daging, namun di Haidar Ayam Geprek dagingnya banyak. Sambalnya juga khas, karena buatan sendiri berdasarkan resep orang tua jaman dulu, tanpa pengawet dan alami sehingga aman dikonsumsi.

Menu ayam geprek yang dijual bervariasi, seperti ayam geprek sambel ulek, saus BBQ, saus mayones, saus keju, sambal matah, keju tabur, dan mozarella. Harganya terjangkau, mulai dari Rp10 untuk semua varian, kecuali ayam geprek keju tabur dan mozarella seharga Rp14 ribu, namun belum termasuk nasi.

“Best seller yaitu ayam geprek sambel ulek, karena rasanya khas banget kata orang-orang, bahkan ada yang rela banyakin sambelnya biar makin pedes,” tuturnya.

Pembelian bisa langsung di tempat atau melalui  go-food dan grab-food dengan nama Haidar Ayam Geprek. Terdapat promo juga di go-food dan grab-food berupa diskon sebesar 10 persen, tergantung menu yang di promosikan selalu ganti-ganti.

“Ide bikin geprek ini karena awalnya bingung mau usaha apa, karena suka kuliner jadi kita bikin deh ayam geprek. Kan kalo ayam udah sering dikonsumsi dan masuk ke masyarakat, apalagi orang Indonesia suka sambel,” tutupnya. (rd/mg4)

 

Jurnalis : Adena

Editor : Pebri Mulya