Kamis, Februari 25, 2021
Beranda Metropolis Ibu Hadir Meringankan Hukuman Terdakwa Rudapaksa

Ibu Hadir Meringankan Hukuman Terdakwa Rudapaksa

0
Ibu Hadir Meringankan Hukuman Terdakwa Rudapaksa
DIKAWAL : Umat dari Gerje Santo Herkulanus saat mengawal jalannya sidang terkait perkara pelecehan seksual anak di bawah umur. FOTO : ARNET/RADAR DEPOK
hukuman rudapaksa
DIKAWAL : Umat dari Gerje Santo Herkulanus saat mengawal jalannya sidang terkait perkara pelecehan seksual anak di bawah umur. FOTO : ARNET/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Sidang lanjutan kasus rudapaksa di lingkungan Gereja Santo Herkulanus, Kecamatan Pancoranmas masuk tahap pemberi keterangan saksi, Senin (9/11). Dua orang saksi yang hadir dalam sidang keempat ini, ibu dari terdakwa, serta ketua RW tempat terdakwa tinggal. Sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Depok ini, demi meringankan terdakwa.

“Iya saksinya dari ibu dan ketua RW tempat tinggal pelaku. Mereka memberikan kesaksian untuk meringankan hukuman bagi terdakwa,” ungkap Kuasa Hukum Korban Pelecehan, Azas Tigor Nainggolan kepada Radar Depok, Senin (09/11).

Menurutnya, semua orang punya kesempatan berupaya meringankan hukumannya. Tapi itu nanti berpulang pada keputusan hakim. Sidang berikutnya akan dilangsungkan Senin (16/11) pukul 12:00 WIB, dengan acara pemeriksaan satu orang saksi meringankan serta pemeriksaan terdakwa SPM.

Sementara, Humas Pengadilan Negeri Kota Depok, Nanang Herjunanto mengatakan, tidak dapat memberikan keterangan karena sidang berjalan tertutup. Perkara yang bersifat pelecehan seksual tidak dapat di konsumsi secara umum.

“Untuk perkara yang sidangnya tertutup untuk umum saya tidak bisa memberikan keterangan,” katanya saat dikonfirmasi.

Tak hanya perkara itu sidang yang terbuka secara umum juga tidak dapat di konsumsi secara umum, hanya dapat diketahui saat sisang putusan.

Diketahhui nomer perkara inj adalah perkara: 473/Pid.Sus/2020/PN.Dpk . Tersakwa dituntut tiga pasal, satu pasal pidana dan dua pasal tentang perlindungan anak. (rd/arn)

 

Jurnalis : Arnet Kelmanutu

Editor : Pebri Mulya