Beranda Politika Idris-Imam Ajak Adu Ide dan Gagasan

Idris-Imam Ajak Adu Ide dan Gagasan

0
Idris-Imam Ajak Adu Ide dan Gagasan
PRESCON : Petinggi Partai Demokrat bersama Paslon Walikota dan Wakil Walikota Nomor Urut 2, Mohammad Idris-Imam Budi Hartono menggelar prescon usai Rapat Koordinasi Pilkada DPC Partai Demokrat Kota Depok dengan Satgas Pilkada 2020 Jawa 1 di Hotel Bumi Wiyata, Jalan Raya Margonda, Kecamatan Beji, Rabu (11/11). FOTO : RICKY/RADAR DEPOK
idris imam ajak adu ide
PRESCON : Petinggi Partai Demokrat bersama Paslon Walikota dan Wakil Walikota Nomor Urut 2, Mohammad Idris-Imam Budi Hartono menggelar prescon usai Rapat Koordinasi Pilkada DPC Partai Demokrat Kota Depok dengan Satgas Pilkada 2020 Jawa 1 di Hotel Bumi Wiyata, Jalan Raya Margonda, Kecamatan Beji, Rabu (11/11). FOTO : RICKY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Kontestasi pesta demokrasi merupakan ajang untuk adu gagasan visi, misi serta program kerja yang ditawarkan Pasangan Calon (Paslon). Sehingga Paslon Walikota dan Wakil Walikota Nomor Urut 2, Mohammad Idris-Imam Budi Hartono mengajak untuk adu ide dan gagasan pada Pilkada Depok 2020.

Calon Walikota Nomor Urut 2,  Mohammad Idris menegaskan, pihaknya sudah mengembangkan dan mengkampanye terus ide dan gagasan ,  sehingga saat sosialisasi ke masyarakat Idris-Imam selalu memperkenalkan ide dan gagasan.

“Kita adu ide gagasan. Di Pilkada ini adalah ajang adu ide dan gagasan,  bukan adu ayam atau ikan cupang,” ucap Idris dalam Rapat Koordinasi Pilkada DPC Partai Demokrat Kota Depok dengan Satgas Pilkada 2020 Jawa 1 di Hotel Bumi Wiyata, Jalan Raya Margonda, Kecamatan Beji baru-baru ini .

Sebab, suami dari Elly Farida yang pada Pilkada Depok 2020 ini berdampingan dengan Imam Budi Hartono ini melanjutkan, jika mengadu ayam atau ikan cupang, apapun bisa dilakukan.

“Tapi kita di sini adu ide dan gagasan insya Allah kesantunan akan  tetap terjaga,” lanjut Idris.

Dalam kesempatan itu, Idris berpesan kepada partai pendukungnya agar tetap menjaga kesolidan secara kelembagaan. Apalagi Partai Demokrat, menurut Idris,  sepengetahuannya adalah partai yang menjunjung tinggi prinsip-prinsip kepempinan yang merupakan  di bawah komando yang kuat.

“Tentunya solidaritas lembaga tidak cukup,  tapi harus diimbangi dengan profesionalitas kader dibawahnya,”katanya.