idris di depan demokrat
SEMANGAT :  Di hadapan Ketua DPC Partai Demokrat, Edi Sitorus, Sekum DPC Partai Demokrat, Endah Winarti dan kader Demokrat Calon Walikota Depok Nomor Urut 2, Mohammad Idris melakukan orasi politik saat melakukan Pelantikan PAC dan Ranting Partai Demokrat di Kecamatan Bojongsari, Minggu (15/11). FOTO : RICKY/RADAR DEPOK
idris di depan demokrat
SEMANGAT : Di hadapan Ketua DPC Partai Demokrat, Edi Sitorus, Sekum DPC Partai Demokrat, Endah Winarti dan kader Demokrat Calon Walikota Depok Nomor Urut 2, Mohammad Idris melakukan orasi politik saat melakukan Pelantikan PAC dan Ranting Partai Demokrat di Kecamatan Bojongsari, Minggu (15/11). FOTO : RICKY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Mengikuti kontestasi Pilkada Depok 2020, Pasangan Calon (Paslon)Walikota dan Wakil Walikota Nomor Urut 2, Mohammad Idris-Imam Budi Hartono hanya memiliki dua kata, yakni menang dan menang.

Hal tersebut diungkapkan Calon Walikota Depok Nomor Urut 2, Mohammad Idris saat melakukan orasi politikdi Pelantikan PAC dan Ranting Partai Demokrat di Kecamatan Bojongsari, Minggu (15/11).

Ia pun berpesan, agar dalam situasi apapun, pesona yang dikeluarkan tetap persaudaraan dan perjuangan.

“Pilkada memang bukan perang, kalau ibarat tentara ‘perang’ saya mengharapkan tidak ada kata kalah. Jadi kalau wartawan tanya saya siap kalah atau tidak, tanyanya sekarang, saya bilang hanya ada dua kata, menang dan menang,” kata Idris.

Namun, sambung Idris, sebagian orang prinsipnya menang atau curang. Akan tetapi, bagi Koalisi Tertata Adil Sejahtera (TAS) tidak ada kata curang, yang ada menang dan menang.

“Semua harus siap menang,” tutur Idris.

Pada kesempatan tersebut, agar lebih terkesan,  Idris pun mencurahkan isi hatinya yang diucapkan dalam bentuk lagu.

“Sampai akhir tutup usia, kan ku jaga hati mu sampai aku tua, kalau tantangan kota di depan kita, ya kan ku perjuangkan warga dan masyarakat kita,” ucapnya disambut riuh seluruh kader Demokrat yang hadir.

Sebab, kata Idris, perjuangan sampai tutup usia, bukan hanya sampai menang pada saat Pilkada, siapapun apalagi kader-kader partai politik, di mana partai menjadi mitra pemerintah.

“Mudah-mudahan, pemerintahnya adalah yang Demokrat usung pada saat ini,” ucap Idris.