Beranda Politika Idris-Imam Siap Wujudkan Pemuda Kreatif, Mandiri dan Sejahtera

Idris-Imam Siap Wujudkan Pemuda Kreatif, Mandiri dan Sejahtera

0
Idris-Imam Siap Wujudkan Pemuda Kreatif, Mandiri dan Sejahtera
SANTUN : Calon Wakil Walikota Nomor Urut 2, Imam Budi Hartono menunjukan sifat sopan santunnya terhadap orang tua. FOTO : ISTIMEWA
imam budi bersama orang tua
SANTUN : Calon Wakil Walikota Nomor Urut 2, Imam Budi Hartono menunjukan sifat sopan santunnya terhadap orang tua. FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Nomor Urut 2, Mohammad Idris-Imam Budi Hartono memiliki sejumlah program yang dapat diisi kaum milenial. Sehingga, pemuda di Kota Depok kreatif, mandiri dan sejahtera.

“Kami ingin pemuda kreatif, mandiri dan sejahtera. Jadi, pemuda harus menjadi subjek pembangunan, bukan sebagai objek saja,” kata Imam Budi Hartono kepada Radar Depok, Kamis (13/11).

Untuk diketahui, pada Pilkada Depok 2020.  Idris-Imam ingin mewujudkan visi Depok Maju, Berbudaya dan Sejahtera. Selain itu, Paslon Nomor Urut 2 ini menelurkan 10 Janji Kampanye, yakni dana Rp5 miliar per kelurahan, 5.000 pengusaha/startup baru dan 1.000 perempuan pengusaha.

Kemudian, meningkatkan insentif honorer dan guru swasta, alun-alun dan taman hutan kota di wilayah barat, meningkatkan insentif pembimbing rohani, meningkatkan insentif RT, RW, LPM, pusat olahraga dan UMKM, wifi gratis, sekolah/madrasah negeri per kecamatan dan Posyandu/Posbindu di tiap RW.

“Kami memiliki sejumlah program yang dapat dikolaborasikan dengan kegiatan kepemudaan, ya tentunya untuk menjadikan pemuda kreatif, mandiri dan sejahtera,” beber Imam yang juga Wakil Ketua Karang Taruna Provinsi Jawa Barat ini.

Alumni Universitas Indonesia (UI) ini pun siap menjadi pembimbing bagi para pemuda di Kota Depok. sehingga, kedepannya kaum mileniamendapat support untuk mengadakan berkegiatan positif di lingkungan dan merajut masa depan dengan kegiatan pelatihan dan pengembangan usaha di sektor kreatif.

“Pemuda itu pada dasarnya memiliki kreatifitas yang tinggi, sehingga perlu diarahkan ke arah yang positif. Bahkan, kedepannya nanti mereka dapat bermanfaat dan berkarya di masyarakat, misalnya organisasi kepemudaan (Okp) seperti Karang Taruna dan lain sebagainya,” katanya.