ilustrasi tracing pasien

 

Terkait pernyataan resmi yang ditunggu KPU, Hafid menegaskan, untuk hasil swab Calon Walikota nomor urut 2 sudah diserahkan kepada KPU melalui Liaison Officer (LO). “Hasil swabnya sudah kami titipkan kepada LO,” tutur Hafid.

Sebelumnya dalam rilis resminya, Hafid menyebutkan Idris dinyatakan positif tak lama selepas menjalani gelaran debat perdana di studio Inews TV pada Minggu (22/11).

“Pada saat debat, kondisi beliau masih sehat, bahkan sebelum debat berlangsung, kami baik paslon maupun rombongan terbatas yang menghadri debat semuanya diwajibkan rapid test, dan hasilnya non reaktif. Pak Idris termasuk yang sangat tertib menjaga protokol kesehatan, hingga dinyatakan positif pada Rabu (25/11),” terang Hafid.

Diketahui, saat ini Idris sedang menjalani karantina dan perawatan intensif di RSUD Kota Depok.

Terpisah, PJS Walikota Depok, Dedi Supandi mengatakan, adanya penyebaran kasus Covid-19 di lingkungan Pemkot Depok, ia baru mendapatkan beberapa laporan saja.

“Laporan yang saya terima itu pak Dudi, dan ada beberapa keluarganya. Untuk dinas lain belum ada laporan dan konfirmasi ke saya,” terang Dedi kepada Radar Depok, Kamis (26/11).

Selain itu lanjut Dedi, di lingkungan Setwan juga ada yang terpapar. Namun, ia belum bisa memastikan dan memberikan informasi lebih lanjut. Meski begitu, ia meminta agar tim Gugus Tugas melakukan evaluasi dengan cara tracing di seluruh dinas.

“Seluruh dinas akan dijadwalkan Swab secara bergiliran, dibarengi dengan penyemprotan disinfektan,” terang Dedi.

Menyoal ada beberapa informasi kepala dinas yang terpapar, dirinya meminta agar dapat konfirmasi ke Dinkes ataupun ke RSUD yang menangani.

“Intinya saya memastikan, kegiatan pelayanan di Pemkot Depok tetap berjalan. Karna sebenarnya, bukan masah boleh atau tidak bolehnya melakukan kegiatan. Tetapi bagaimana masyarakat dapat menerapkan disiplin protokol kesehatan,” pungkasnya. (rd/tul/net)

 

Jurnalis : Lutviatul Fauziah

Editor : Pebri Mulya