ilustrasi industri rumahan
ILUSTRASI
ilustrasi industri rumahan
ILUSTRASI

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok Novarita mengatakan, sudah seharusnya industri rumah tangga pangan (IRTP) memiliki ijin edar, ijin produksi, maupun label dalam kemasannya.

Sebab, ijin dan pelabelan tersebut menjadi landasan dalam memberikan rasa aman terhadap orang yang mengonsumsi pangan olahan tersebut.

“Dengan mengurus izin sebelum mengedarkan pangan, nantinya IRTP akan memperoleh sertifikasi produksi pangan industri rumah tangga (SPP-IRT),” kata Novarita, Rabu (18/11).

Novarita menuturkan, proses sertifikasi produksi tersebut dilakukan berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Kota Depok Nomor 11 tahun 2017 tentang Perizinan dan Sertifikasi Bidang Kesehatan.

Novarita menjelaskan, untuk permohonannya harus diajukan melalui Dinkes. Tetapi, sebelum pengajuan tersebut harus lebih dulu mengurus surat rekomendasi atau keterangan dari puskesmas setempat.

Novarita mengatakan, untuk mendapatkan SPP-IRT industri pangan harus menenuhi persyaratan.

Diantaranya, penanggung jawab memiliki sertifikat Penyuluhan Keamanan Pangan.

Kemudian dilanjutkan dengan dilakukan pemeriksaan sarana produksi pangan produksi IRTP dan harus memenuhi syarat.

“Juga pada label pangan memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan agar dapat memperoleh SPP-IRT,” katanya.