jalan muhammad taufik rusak
RUSAK BERAT  : Sebuah mobil minibus melintasi jalan Muhammad Taufik yang sudah rusak berat. FOTO : INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK
jalan muhammad taufik rusak
RUSAK BERAT  : Sebuah mobil minibus melintasi jalan Muhammad Taufik yang sudah rusak berat. FOTO : INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, BEDAHAN – Kondisi Jalan Muhammad Taufik di RW5, Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, dikeluhkan warga. Pasalnya jalan lingkungan tersebut, permukaannya sudah sangat memperihatinkan.

Terdapat sejumlah kerusakan di berbagai sudut jalan yang sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan yang melintasinya.

Ketua RW5 Bedahan, Rony Ahmad mengatakan, jalan tersebut merupakan akses vital bagi warga karena menghubungkan warga dari RW5 dan RW8 Bedahan.

“Jalan ini juga menjadi salah satu tanda perbatasan antara Kelurahan Bedahan dan  Kelurahan Pengasinan,” kata Rony, Minggu (29/11).

Rony mengungkapkan, pihaknya sudah meminta kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang melalui pihak kelurahan untuk diperbaiki, tetapi sampai sekarang belum juga diperbaiki.

“Warga minta kepada dinas dan instansi terkait di Pemkot Depok memperbaiki jalan tersebut agar menjadi nyaman, karena jalannya sudah banyak lobang,” bebernya.

Ketua RT1/8 Bedahan, Amsori menambahkan, Jalan Mohammad Taufik adalah perbatasan dengan Panggulan, Kelurahan Pengasinan tetapi jalan pengghubung tersebut dibiarkan rusak berat, tanpa ada perbaikan dari Pemkot Depok.

“Keinginan warga jalan tersebut segera diperbaiki, karena kondisinya rusak berat. Paling tidak ada perawatan dari dinas terkait, sehingga jalan tersebut bisa nyaman dilintasi kendaraan,” ujarnya.

Dia menuturkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan kelurahan agar secepatnya Jalan H. Taufik dilakukan perbaikan, tapi selama ini jalan tersebut masih rusak. Tidak itu saja. Saat jembatan mengalami kerusakan, warga dari RW5 dan RW8 kerja bakti memperbaiki, karena tidak ada perhatian dari pemerintah.

“Kami ingin ada perbaikan segera, karena kondisi jalan ini sudah membahayakan,” pungkasnya. (rd/dra)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar

Editor : Pebri Mulya