Kamis, Februari 25, 2021
Beranda Utama Kasus Covid-19 Diklaim Melandai

Kasus Covid-19 Diklaim Melandai

0
Kasus Covid-19 Diklaim Melandai
Juru Bicara GTPPC Kota Depok, Dadang Wihana.
Juru Bicara TGTPPC Kota Depok, Dadang Wihana.
Juru Bicara GTPPC Kota Depok, Dadang Wihana.

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pemkot Depok kembali mengumumkan penambahan dalam temuan kasus baru pasien positif Korona (Covid-19), Senin (9/11), termasuk pasien yang dinyatakan pulih dan meninggal dunia.

Pemkot Depok mencatat 80 kasus baru Covid-19, sementara jumlah pasien yang diklaim sembuh hanya mencapai 99. kemudian ada empat pasien Covid-19 meninggal. Saat ini, jumlah pasien Covid-19 di Depok berkurang menjadi 1.029 pasien, baik yang saat ini sedang isolasi mandiri maupun dirawat di rumah sakit.

Diketahui, rincian perkembangan terkini kasus Covid-19 di Kota Depok per Senin (9/11) secara keseluruhan, di antaranya pasien positif 7.781 (bertambah 80), sembuh 6.534 (bertambah 99), meninggal 218 (bertambah 4), Orang tanpa gejala (OTG) 11.107, Orang dalam pemantauan (ODP) 6.604, dan Pasien dalam pengawasan (PDP) 2.615.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Kota Depok, Dadang Wihana mengaku, tingkat kesembuhan Covid-19 di Kota Depok sudah lebih dari 83 persen.

“Tingkat kesembuhan sudah 83 persen, ini artinya cukup baik. Namun untuk OTG masih banyak. Mereka biasanya isolasi mandiri di rumah,” ungkap Dadang kepada Radar Depok, Senin (9/11).

Meski begitu, Dadang menegaskan, akan siap siaga sebagai upaya penanganan darurat Covid-19. Bukan hanya puskesmas dan Dinas Kesehatan, tetapi juga tim penyelamatan lainnya.

“Kami siap melakukan penjemputan apabila ada pasien darurat,” terang Dadang.

Sementara itu, untuk Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Depok masih terus diterapkan, sebagaimana dengan Jakarta yang masih PSBB Transisi. Karena Kota Depok menjadi satu kesatuan kebijakan dengan wilayah Jakarta, sama halnya dengan Bogor dan Bekasi. Dia juga menyebutkan bahwa pemberlakuan pembatasan usaha dan aktivitas masyarakat dapat dibilang berkontribusi dalam hal penanganan Covid-19.